Saat Difisit Pembangunan Lemah, Jajaran Kades Malah Jalan ke Jogja.

Lamtim – (SIN) – Jajaran kepala desa kecamatan Batanghari di musim pandemi Covid19 dan krisis pembangunan, hamburkan uang dan hal ini jadi perbincangan masyarakat setempat.

Begitu kesalnya masyarakat menyoroti perjalanan para Kades se kecamatan Batanghari di musim pandemi Covid19 ini,

padahal pembangunan infrastruktur tersendat sendat karena pandemi Covid19.

Hal ini di sampaikan dari anggota LSM GMBI distrik kota bandar lampung propinsi Lampung, Andri saat berkunjung di kecamatan Batanghari dan dia sebagai perwakilan Redaksi biro globalpos wilayah Lamtim (Kamis/16/12)21).

Saat ini, kondisi di pemerintahan lagi kerisis namun birokrasi kepala desa tersebut menjelang akhir tahun jalan ke Jogja Study banding.

“Padahal dari tahun sebelumnya semua jajaran kepala desa di kecamatan Batanghari sudah pernah berkunjung di Jogja untuk Study banding dan hasilnya tak pernah terlihat setelah Study banding, jadi apa Tujuanya ke Jogja”, tutur LSM GMBI dristrik kota bandar lampung.

Dengan kepergianya semua kepala desa kecamatan Batanghari yang katanya studi banding di saat pandemi Covid19 dan Kerisis pembangunan, mendapatkan kritikan dari semua elemen LSM kabupaten Lampung timur.

Yang jadi pertanyaanya dari mana anggaran untuk jalan Study banding ke Jogja tersebut?

“Dan anggaran untuk jalan ke Jogja, diduga jelas memakan dana tidak sedikit minimal Rp 50 Juta bahkan bisa lebih, Dan itu dana dari mana untuk kepergian ke Jogja, ini yang jadi pertanyaan saya mewakili masyarakat” terang Andre.

Sementara sampai saat ini pemerintahan kabupaten Lampung Timur masih terseok-seok, bahkan kondisi perkembangan pembangunan infrastruktur desa lagi mengalami devisid lemah karna sebagian anggaran 80% di pergunakan untuk bantuan warga terdampak covid19) Dan 20% untuk fisik.

Lanjut, dari awak media ini menghubungi Alek kasi pemerintahan kecamatan Batanghari lewat WhatsApp tidak ada jawaban, SMS dari media ini hanya di baca saja.

Dan begitu juga Camat Batanghari Mira, belum balas WhatsApp dari awak media, hingga berita ini di tayangksn Kasi Pam dan Camat belum bisa di Konfirmasi, terkait jajaran kepala desa pergi ke Jogja tersebut.

 

(Samsi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *