SMPN ll Lemahabang Diduga Jual Aset Negara

Karawang–Jabar – (SIN) – Diduga barang bangunan yang termasuk barang milik sekolah (BMS) yang tercatat atau belum tercatat, baru-baru ini tertangkap kamera awak media, diangkut memakai mobil pick up (Bak Terbuka) keluar lingkungan areal sekolah.

Barang bekas material jenis genting dan kayu diduga dijual belikan, dugaan berdasarkan keterangan driver saat ditemui media SIN dilokasi , SMPN ll Lemahabang, tertanggal, Senin 26/8–2024, pukul 11.40 Wib.

Saat berhasil dikonfirmasi sopir pengangkut barang bekas matrial milik sekolah tersebut mengatakan dengan jelas, “barang yang dibawa nanti akan dijual belikan, lebih jelasnya silahkan saja hubungi kepala sekolah,” ungkapnya.

Barang yang diangkut memakai kendaraan jenis mobil pic up belum diketahui secara jelas dari pihak terkait sekolah serta Disdikpora apakah legal atau ilegal, seperti lazimnya ada berita acaranya.

Barang material bekas bangunan SMPN terkait keluar dari dalam areal sekolah diantaranya adalah genting, kayu jenis balok, kaso dan kusen. Entahlah hasil penjualan uangnya itu dialokasikan untuk apa.

Ada seseorang yang mengaku komite serta Pokmas yang bernama Kumis, dirinya telah menjanjikan kepada awak media, “kalau mau lebih lanjut hari Senin datang aja kesini lagi ngobrol bareng sama konsultan, karena sebagai komite cuma terima kunci saja, dan yang lebih bertanggung jawab bangunan itu adalah konsultan,” ujar kumis.

Keterangan kumis terkesan Sumir dan tidak jelas, yang dipertanyakan bukanlah pekerjaan bangunan, tetapi sekrup atau bekas material bangunan sekolah yang dijual.

Selanjutnya kumis yang mengaku memiliki dua jabatan komite dan Pokmas, saat hari yang di janjikan ternyata Nihil, Kumis yang membuat agenda pertemuan kepada awak media, mempertemukan dengan konsultan tidak terlihat batang hidungnya, diduga kuat komite SMPN ll Lemahabang membohongi, memperdaya, dan menghalangi kerja wartawan. Rabu (11/9–2024).

Diduga Berpotensi Ada Pungli
Pihak SMPN ll Lemahabang belum berhasil dikonfirmasi, hal itu menjadi semakin dipertanyakan, hingga berita ini dibuat, belum ada keterangan resmi pihak sekolah.

Kabiro(SIN)Karawang–Jabar.
(T.S)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *