Petani Keluhkan Pintu Air Rusak Hampir Tiga Tahun Namun Tak Kunjung Diperbaiki!

Karawang-Jabar – (SIN) – Peran pengairan bagi areal persawahan sangalh vital. Mulai dari pengolahan lahan, penyemaian benih, penanaman, perkembangan hingga pada fase pembuahan membutuhkan air.

Namun tidak semua sarana pengairan dalam kondisi yang baik dan berfungsi secara baik. Seperti halnya kondisi pintu air yang berasa di Dusun Tegalpanjang, Desa Mekarjaya, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat.

Pintu air aliran irigasi yang berasal dari saluran KW 9 tersebut dalam kondisi rusak parah dan hal tersebut sudah berlangsung selama hampir 3 tahun lamanya hingga saat ini belum diperbaiki pihak terkait.

Kondisi tersebut dikeluhkan petani Desa Mekarjaya dan Kelurahan Mekarjati Karawang Barat.

“Sudah hampir tiga tahun dengan kondisi pintu air seperti ini, jelas ini menjadi kendala bagi petani,” ungkap Ujang, petani asal Kelurahan Mekarjati ketika ditemui di lokasi, Jumat (8/11–2024).

Ujang mengatakan bahwa petani saat ini sangat membutuhkan air karena harus menambak secara manual dengan karung agar dapat mengairi sawahnya.

“Ya kalau gak ada hujan kita tambak pake karung tapi kalau hujan harus dibongkar lagi karena sawah kami bisa terendam banjir,” ucap , petani Desa Mekarjaya.

Petani di Desa Mekarjaya dan Kelurahan Mekarjati berharap segera ada perhatian dari pihak terkait, karena apabila bila dibiarkan kondisi pintu air akan semakin parah.

Kabiro(SIN)Karawang–Jabar.
(T.S)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *