Solok – (SIN) – Pemerintah Daerah Kabupaten Solok resmi membentuk Tim Investigasi untuk menelusuri dugaan video asusila yang beredar luas dan diduga melibatkan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok.
Pembentukan tim tersebut ditegaskan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison, S.Sos., M.Si,
Kepada media suara investigasi news melalui pesan wappsap, yang menyatakan bahwa tim akan mulai bekerja mulai besok sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku.
“Pemda telah membentuk Tim Investigasi yang diketuai oleh Asisten III, dengan anggota Kepala BKPSDM dan Inspektur Daerah. Tentu hasil dari tim ini akan kita tindaklanjuti sesuai aturan,” tegas Medison kepada awak media.
Tim Investigasi ini bertugas melakukan penelusuran menyeluruh, klarifikasi, serta pengumpulan fakta terkait video yang telah menimbulkan kegaduhan publik dan berpotensi mencoreng citra aparatur sipil negara di Kabupaten Solok.
Sekda menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Solok berkomitmen menjaga marwah pemerintahan serta menegakkan disiplin dan etika aparatur. Proses investigasi, kata dia, akan dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan.
“Apabila terbukti terjadi pelanggaran, tentu akan ada konsekuensi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tidak ada ruang kompromi terhadap pelanggaran disiplin dan etika ASN,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, identitas pejabat yang diduga terlibat masih dalam tahap pendalaman oleh tim investigasi. Pemda Solok juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi sebelum hasil resmi investigasi diumumkan ke publik.
(LJ)






