Kota Pangkalpinang – (SIN) – Aktivitas pengambilan tanah puru yg menggunakan eskapator mini, atau yg Biasa di sebut PC mini di kawasan Jalan Polwan, Kota Pangkalpinang, menuai sorotan dari masyarakat sekitar.
Kegiatan penambangan ilegal berlangsung dalam beberapa Minggu terakhir ini dinilai menimbulkan keresahan, terutama terkait dampak lingkungan dan kejelasan perizinannya.
Sejumlah warga mengungkapkan kekhawatiran terhadap kondisi lahan yang semakin terkikis serta potensi bahaya bagi pengguna jalan. Selain itu, muncul pertanyaan mengenai legalitas proyek tersebut dan pihak-pihak yang terlibat di dalamnya.
“Seharusnya ada kejelasan izin dan pengawasan, Jangan sampai bnyak merugikan masyarakat dari Dampak tersebut, ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai status proyek tersebut.
Masyarakat berharap instansi berwenang segera untuk turun tangan melakukan pengecekan langsung di lapangan serta memastikan semua kegiatan berjalan sesuai aturan hukum yang berlaku (SOP)
Transparansi dan penegakan hukum dinilai penting agar tidak menimbulkan spekulasi liar di tengah masyarakat.
Jika ditemukan pelanggaran, warga meminta agar dilakukan tindakan tegas tanpa pandang bulu siapapun yg terlibat.
(Al/Tim)





