Karawang – Jawa Barat – (SIN) – Upaya pencegahan penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Desa Kondangjaya, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawabarat, terus dilakukan secara serius. Salah satu langkah nyata yang telah dilaksanakan adalah kegiatan fogging atau pengasapan di lingkungan Perumahan Aljazeera RW 015 Desa Kondangjaya, Rabu (13/5–2026).
Kegiatan fogging tersebut berjalan dengan lancar, tertib, dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat. Warga terlihat antusias serta turut membantu jalannya kegiatan demi menciptakan lingkungan yang sehat dan terbebas dari ancaman nyamuk penyebab DBD.
Pemerintah Desa Kondangjaya menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan tersebut dengan baik. Selain itu, Pemdes juga mengapresiasi kontribusi dan kepedulian sosial dari pihak perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang diberikan kepada masyarakat.
Kepala Desa Kondangjaya menyampaikan ucapan terima kasih kepada PT Sumi Rubber Indonesia yang telah memberikan bantuan CSR berupa dukungan pelaksanaan fogging bagi warga masyarakat di wilayah Desa Kondangjaya. Bantuan tersebut dinilai sangat bermanfaat, terutama dalam membantu upaya pencegahan penyakit yang kerap meningkat saat perubahan cuaca dan musim penghujan.
“Alhamdulillah kegiatan fogging di lingkungan Perumahan Aljazeera Desa Kondangjaya telah terlaksana dengan baik dan lancar. Kami dari Pemerintah Desa Kondangjaya mengucapkan terima kasih kepada PT Sumi Rubber Indonesia atas bantuan CSR dan kepeduliannya kepada masyarakat kami,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan pihak perusahaan sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat serta meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Pelaksanaan fogging dilakukan sebagai langkah antisipasi sekaligus pemberantasan nyamuk Aedes aegypti yang menjadi penyebab utama penyakit DBD. Sebelum kegiatan dimulai, pengurus RW 015 Perumahan Aljazeera juga telah menyampaikan pemberitahuan resmi kepada warga agar mempersiapkan rumah masing-masing selama proses pengasapan berlangsung.
Dalam pemberitahuan tersebut, warga diimbau untuk membuka pintu dan jendela rumah saat fogging dilakukan, menjaga makanan dan minuman agar tetap tertutup rapat, mengamankan hewan peliharaan, serta ikut membantu kelancaran kegiatan demi kesehatan bersama.
Warga menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap program serupa dapat terus dilakukan secara berkala, mengingat pentingnya langkah pencegahan terhadap penyakit DBD yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat.
Salah satu warga Perumahan Aljazeera mengaku senang dan merasa terbantu dengan adanya kegiatan fogging tersebut. Ia menilai langkah cepat yang dilakukan pemerintah desa bersama pihak terkait menjadi bentuk perhatian nyata terhadap kesehatan masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih karena lingkungan kami mendapat perhatian. Fogging ini sangat penting untuk mencegah penyebaran nyamuk DBD, apalagi belakangan cuaca sering berubah,” ungkapnya.
Selain fogging, masyarakat juga diingatkan agar tetap menjalankan pola hidup bersih dan sehat dengan menerapkan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), seperti menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, serta mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Pemdes Kondangjaya berharap sinergi positif antara dunia usaha dan masyarakat dapat terus terjalin demi mendukung berbagai program sosial dan kesehatan di wilayah desa. Program CSR perusahaan dinilai memiliki peran penting dalam membantu kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan dan lingkungan sekitar.
Kabiro(SIN)Karawang–Jabar
— T.S —





