Kepulauan Tanimbar – (SIN) – Anggota DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ‘Saadila Uluputty’ menghadiri sekaligus meresmikan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPB) tahun 2025 berupa pembangunan 20 unit rumah bagi masyarakat di Desa Latdalam Tanimbar Selatan, Rabu (20/5/2026).
Program tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya di wilayah pedesaan dan kawasan yang membutuhkan perhatian pembangunan perumahan.
Dalam sambutannya, ‘Politisi PKS itu’ menyampaikan bahwa program BSPB menjadi salah satu upaya pemerintah untuk membantu masyarakat memiliki rumah yang sehat, aman, dan layak huni. Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para penerima manfaat.
“Program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat agar dapat memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman. Kami berharap pembangunan rumah ini dapat meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya.
Peresmian ditandai dengan seremoni launching serta peninjauan lokasi pembangunan rumah penerima bantuan. Kegiatan tersebut turut dihadiri pemerintah daerah, aparat desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Sementara itu Wakil Bupati KKT dr. Juliana Ch. Ratuanak, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah pusat dan DPR RI karena memberikan perhatian terhadap masyarakat di Tanimbar melalui program perumahan.
Ratuanak mengatakan bahwa rumah layak huni memiliki dampak besar terhadap kualitas hidup masyarakat, baik kesehatan, pendidikan hingga pembentukan karakter keluarga.
Ia mengingatkan masyarakat tentang pengaruh kesehatan akibat penggunaan atap asbes tanpa plafon.
“Asbes memiliki serat mikropis yang sangat halus dan tajam.Jika bahan asbes rusak atau lapuk, serat ini mudah terlepas ke udara dan terhirup, lalu menancap di paru-paru dan memicu berbagai penyakit serius seperti kanker dan asbestosis.
Pither Pakabu selaku Kepala BP3KP menjelaskan bahwa bantuan BSPS senilai Rp.20 juta per unit, dengan rincian Rp.17 juta 500 ribu untuk pembelian bahan material dan Rp.2 juta 500 ribu sebagai upah kerja.
Dengan demikian dalam program ini diharapkan adanya semangat gotong royong masyarakat secara swadaya.
“Kami berharap rumah bantuan ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat menjadi lebih baik dan sejahtera, jelas Pakabu.
Wakil Ketua DPRD KKT Yorim Resa Fordatkosu mengajak masyarakat tetap menjaga dan merawat rumah bantuan yang sudah ada dan dimanfaatkan dengan baik.
Usai launching, Saadia menggelar audiensi dengan PJ Kades Latdalam dan warga penerima bantuan untuk menyerap aspirasi langsung. Berbagai kebutuhan pembangunan di desa pun ditampung untuk diperjuangkan di tingkat pusat.
Penjabat Kades Kepala desa setempat menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat melalui program BSPB yang dinilai sangat membantu masyarakat di Desa Latdalam. Menurutnya, masih banyak warga yang membutuhkan dukungan perbaikan maupun pembangunan rumah layak huni.
Program BSPB 2025 di Desa Latdalam diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di daerah.
Masyarakat penerima bantuan juga menyambut baik program tersebut dan berharap pembangunan yang sama masih dapat dilaksanakan di Latdalam untuk warga lainnya.
(tim)





