Gerbang Baru Fordata! Pelabuhan Sofyanin Segera Dimulai

Kepulauan Tanimbar – (SIN) – Harapan masyarakat Pulau Fordata untuk memiliki akses transportasi laut yang lebih memadai segera menjadi kenyataan. Pembangunan Pelabuhan Sofyanin di Kecamatan Fordata, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dikabarkan akan segera dimulai sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mempercepat pembangunan kawasan kepulauan.

Kepastian pembangunan tersebut diketahui ketika Wakil bupati Kepulauan Tanimbar’dr.Juliana Ratuanak’ bersama rombongan di terima langsung oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementrian Perhubungan Republik Indonesia, Selasa (23/6/2026) yang tertuang dalam empat kesepakatan pembangunan pelabuhan yang siap dieksekusi diantaranya:

*Pengembangan Pelabuhan Saumlaki sebagai pintu gerbang utama perekonomian Tanimbar.

*Pembangunan Pelabuhan Baru di Desa Sofyanin, Kec. Fordata.

*Pengembangan Pelabuhan Wunlah, Kecamatan Wuarlabobar.

*Pengembangan areal ±2 hektar lengkap dengan akses jalan baru menuju Wuarlabobar.

“Konektivitas pelabuhan akan membawa Tanimbar terbang tinggi. Kita tidak bisa lagi menunggu, kita harus jemput bola ke pusat agar Bumi Duan Lolat tidak lagi terisolir, melainkan menjelma jadi destinasi unggulan di gerbang Indonesia Timur,” ujar dr. Juliana mantap.

Kehadiran pelabuhan tersebut dinilai menjadi gerbang baru bagi masyarakat Fordata yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses transportasi laut, terutama dalam mobilitas orang, distribusi barang, dan pelayanan kebutuhan dasar masyarakat.

Masyarakat setempat menyambut positif rencana pembangunan tersebut. Selama ini, kondisi sarana transportasi yang terbatas membuat aktivitas ekonomi dan pelayanan publik di wilayah Fordata belum berjalan optimal. Dengan hadirnya Pelabuhan Sofyanin, diharapkan arus barang dan penumpang menjadi lebih lancar.

Tokoh masyarakat Fordata menilai pembangunan pelabuhan bukan hanya menghadirkan infrastruktur fisik, tetapi juga membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat. Sektor perikanan, perdagangan, hingga usaha kecil diperkirakan akan memperoleh dampak positif dari meningkatnya konektivitas wilayah.

Selain mendukung aktivitas ekonomi, pelabuhan tersebut juga diharapkan mampu mempercepat akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan pemerintahan. Wilayah kepulauan seperti Fordata selama ini sangat bergantung pada transportasi laut sebagai jalur utama penghubung antarwilayah.

Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar’ menyatakan pembangunan infrastruktur transportasi di kawasan kepulauan menjadi salah satu prioritas guna mengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.

Pelabuhan Sofyanin diharapkan dapat menjadi simpul transportasi baru yang mendukung aktivitas masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas kawasan selatan Maluku.

Dengan segera dimulainya pembangunan Pelabuhan Sofyanin, masyarakat Fordata kini menaruh harapan besar terhadap perubahan yang akan hadir. Infrastruktur yang selama bertahun-tahun dinantikan itu diyakini akan menjadi pintu masuk bagi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan yang lebih merata di wilayah kepulauan tersebut.

(dp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *