Lampung Tengah – (SIN) – Sekolah nonformal PKBM Cendikia Mojopahit turut memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengikuti Karnaval Kemerdekaan yang digelar oleh Kecamatan Punggur, Selasa (18/8/2026).
Kontingen PKBM Cendikia Mojopahit dipimpin oleh Virda Anggraeni, S.Pd., selaku Wakil Kepala Bidang Kesiswaan. Sekitar 50 peserta yang terdiri dari guru, staf, dan siswa PKBM Cendikia ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Keikutsertaan PKBM Cendikia dalam karnaval tidak hanya sebagai bentuk memeriahkan HUT RI ke-81, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan pendidikan nonformal kepada masyarakat.
Virda Anggraeni mengatakan, pendidikan nonformal tidak boleh dipandang sebelah mata. Menurutnya, PKBM Cendikia hadir sebagai wadah bagi masyarakat yang mengalami putus sekolah agar dapat kembali melanjutkan pendidikan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengenalkan kepada masyarakat bahwa sekolah nonformal juga memiliki peran penting dalam dunia pendidikan. Kami juga mengajak masyarakat yang putus sekolah untuk kembali bersekolah agar pendidikan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Virda.
Ia menambahkan, peringatan HUT RI ke-81 bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi dapat dijadikan momentum untuk mendorong kemajuan dunia pendidikan yang selaras dengan perkembangan zaman.
“HUT RI ke-81 bukan hanya sekadar perayaan. Di hari kemerdekaan ini, kita jadikan momentum untuk mewujudkan dunia pendidikan yang lebih maju sesuai dengan kemajuan zaman,” katanya.
Virda menegaskan, PKBM Cendikia Mojopahit berkomitmen hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi mereka yang pernah putus sekolah, sekaligus membantu pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“PKBM Cendikia hadir untuk masyarakat yang putus sekolah dan membantu pemerintah dalam dunia pendidikan, khususnya dalam mendukung penuntasan wajib belajar 13 tahun,” pungkasnya.
Dengan keikutsertaan dalam Karnaval Kemerdekaan Kecamatan Punggur, PKBM Cendikia Mojopahit berharap semangat kemerdekaan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan serta tidak menyerah dalam meraih cita-cita melalui pendidikan.
(Red)






