Dinsos Kota Solok Tarik dan Musnahkan Bantuan Kedaluwarsa, Korban Kebakaran Terima Pengganti

SOLOK – (SIN) – Pemberitaan media cetak dan online Suara Investigasi News terkait temuan bantuan lauk siap saji yang telah melewati masa kedaluwarsa yang diterima korban kebakaran di kawasan Tembok Laiang, Kelurahan Nan Balimo, Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok, mendapat respons dari Dinas Sosial Kota Solok.

Kepala Dinas Sosial Kota Solok menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas fungsi kontrol sosial yang dilakukan media. Menurutnya, pemberitaan tersebut menjadi pengingat bagi jajaran Dinas Sosial untuk lebih berhati-hati dalam proses penyaluran bantuan kepada masyarakat, khususnya warga yang sedang mengalami musibah.

“Terima kasih atas sosial kontrol rekan-rekan media yang telah mengingatkan Dinas Sosial Kota Solok agar ke depannya lebih berhati-hati dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat, sehingga kejadian serupa tidak terulang lagi di kemudian hari,” ujar Kepala Dinas Sosial Kota Solok.

Menindaklanjuti temuan tersebut, Dinas Sosial Kota Solok mengambil langkah dengan menarik kembali bantuan yang telah disalurkan kepada korban.

Bantuan tersebut kemudian dimusnahkan oleh pihak Dinas Sosial. Sebagai pengganti, Dinas Sosial kembali menyalurkan bantuan baru kepada korban kebakaran di Nan Balimo.

Langkah tersebut menjadi bentuk tindak lanjut pemerintah daerah setelah persoalan penyaluran bantuan tersebut mendapat perhatian publik.

Bantuan itu merupakan bagian dari bantuan pemerintah melalui Dinas Sosial Kota Solok setelah musibah kebakaran yang menimpa warga pada 8 Juni 2026. Setelah kejadian, korban menerima bantuan awal dari pemerintah berupa bantuan pangan dan makanan siap saji.

Bagi masyarakat yang menjadi korban bencana, bantuan pemerintah bukan sekadar bentuk kepedulian, tetapi juga menyangkut kebutuhan dasar yang harus dipastikan dalam kondisi layak, aman, dan sesuai ketentuan sebelum disalurkan.

Dalam konteks tersebut, fungsi kontrol sosial media menjadi penting untuk menyampaikan temuan di lapangan kepada publik sekaligus meminta klarifikasi kepada pihak terkait. Pemberitaan diharapkan tidak hanya menjadi sorotan, tetapi juga mendorong adanya evaluasi dan perbaikan terhadap pelayanan publik.

Respons Dinas Sosial Kota Solok dengan menarik kembali bantuan yang dipersoalkan, memusnahkannya, kemudian menggantinya dengan bantuan baru menunjukkan adanya tindak lanjut terhadap temuan tersebut.

Dengan adanya evaluasi, masyarakat tentu berharap proses penyaluran bantuan sosial ke depan dapat dilakukan secara lebih tertib, tepat sasaran, aman, serta melalui pemeriksaan yang lebih cermat sebelum bantuan diterima warga.

Namun demikian, persoalan bantuan bagi korban kebakaran di kawasan Nan Balimo belum sepenuhnya selesai.

Terkait bantuan fisik berupa rehab bangunan bagi korban kebakaran, hingga kini masih menunggu tanggapan dan kepastian dari Pemerintah Kota Solok. Masyarakat tentunya berharap adanya kejelasan mengenai bentuk bantuan, mekanisme, serta tindak lanjut pemerintah terhadap kebutuhan tempat tinggal korban pascakebakaran.

Suara Investigasi News akan terus melakukan pemantauan dan meminta penjelasan kepada pihak terkait agar informasi mengenai bantuan bagi korban kebakaran dapat disampaikan secara terbuka kepada masyarakat.

Kontrol sosial bukan semata-mata mencari kesalahan, tetapi menjadi bagian dari pengawasan publik untuk memastikan pelayanan pemerintah berjalan sebagaimana mestinya. Ketika ditemukan kekeliruan, klarifikasi, evaluasi, dan perbaikan dari pihak terkait menjadi langkah penting agar persoalan serupa tidak kembali terjadi. (LJ)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *