Oknum Kades Sri Basuki Batanghari, Disinyalir Mark Up Anggaran Pembangunan JUT. 

 

Lampung Timur – (SIN) – Disinyalir oknum kepala desa Sri Basuki, Kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur, Mark Up anggaran pembabgunan Jalan Usah Tani (JUT), Sumber dana dari (DD) Dana Desa, warga setempat mengeluhkan, jalan Cor Rabat Beton tanpa ada dibuatkan badan jalan terlebih dahulu, Senin (2/1/2023).

“Jalan Usaha Tani, atau jalan pertanian merupakan prasarana transportasi pada kawasan pertanian, untuk memperlancar mobilitas alat dan mesin pertanian, pengangkutan sarana produksi menuju lahan pertanian, dan hasil produk pertanian dari lahan.

Salah satau warga dusun 2 desa Sri Basuki mengatakan, anggaran dana desa DD tahun 2022 masih tahap pengerjaan di bulan Januari 2023. Yang berarti tertunda di tahun 2022 pelaksanaannya, kami kecewa jalan yang di bangun tersebut tanpa di buatkan badan jalan terlebih dahulu, langsung di cor beton, yang mana rumput-rumputnya belum di bersihkan terlebih dahulu,” Ujarnya, yang mana namanya minta dirahasiakan.

Menurut sumber data dan hasil investigasi tim media, Tahap 2 Dana Desa (DD), Sri Basuki. Diterima tanggal 05 JULI 2022. Namun Pelaksanaan Pembangunan jalan, Cor Rabat Beton di desa Sri Basuki masih dikerjakan pada bulan januari 2023, kuat dugaan DD 2022, tahap 2 diselewengkan oknum kepala desa.

Dilokasi pembangunan yaitu di dusun 2, tim media bertemu, lkwanto selaku kasi pelayanan.

Ikwanto mengatakan, “Ada 2 titik pembangunan Jalan Usah Tani JUT cor rabat beton yang bersumber dari DD tahun 2022. Kalu untuk lebih jelasnya, kenapa pelaksanaan belum selesai, tanyakan saja dengan kepala desa Sri Basuki, kemungkinan dua hari lagi pembangunan ini selesai,” Kata Ikwanto.

Sedangkan menurut data Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Usaha Tani tersebut yaitu:

Pembangunan Jalan Usaha Tani (Cor Rabat Beton Uk (610 x 0,1 x 2 M) Anggaran Rp 137.582.073 Realisasi Rp 112.817.300, di cairkan pada tahap 2 tahun 2022, dan di realisasikan pada tahap 3 tahun 2022.

Sampai berita ini di terbitkan kepala desa Sri Basuki belum bisa di konfirmasi.

 

(Red+Tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *