Pringsewu – (SIN) – kepala pekon(kapekon) Wates ,kecamatan Gadingrejo ,kabupaten Pringsewu SDW diduga telah menyalahgunakan DD tahap 2 dan 3 tahun 2022 dan melakukan intimidasi terhadap Harian 0rang Kerja (HOK),Honor Biaya Operasional (BOP)Pendidikan Usia Dini(PAUD) tidak dibayar yakni pembina Rp 200 ribu ,guru honornya 5 orang per orangnya Rp 150 ribu selama tujuh bulan tidak dibayar padahal sudah dimasukan ke anggaran oleh kapekon sebelumnya .
Hal tersebut disampaikan sumber media ini di pekon setempat yang meminta dirahasiakan namanya berinisial LK mengatakan bahwa memang hal tersebut benar benar terjadi
“Itu memang benar benar terjadi bahwa HOK ada intimidasi , BOP guru PAUD juga tidak dibayar honornya padahal mereka sudah mengabdi untuk mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara ” terang LK Rabu(25/01/2023).
Bukan hanya itu saja kata LK kapekon Wates juga telah meminta Kepala Dusun(Kadus) mundur dan RT sebanyak 3 RT sudah disuruh mengundurkan diri hanya satu RT yang masih menjabat yaitu RT Sugino .
” Awalnya diundang mereka itu (Kadus dan RT) ke kantor pekon ,setelah kumpul kapekon SDW langsung ngomong untuk sementara saya pakumkan dulu dan disuruh membuat surat pengunduran diri ” katanya .
Adapun masalah HOK yang diduga di intimidasi yakni
pembuatan Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL) dari 5 titik
Pembangunan Coor Beton Tumbuk Jl. Bumi Moro ,Rp52.215.750,
Pembangunan Spal Rt 01 Rw 01
Rp. 26.880.500,-
Pemeliharaan Sistem Pembuangan Air Limbah Pembangunan Spal Rt 03 Rw 02, Rp9.179.25O, Pemeliharaan Sistem Pembuangan Air Limbah Pembangunan Spal Rt 03 Rw 02,Rp 9.385.250,-
Pemeliharaan Sistem Pembuangan Air Limbah Pembangunan Spal Rt 02 Rw 02
Rp12.681.250,-
Pemeliharaan Sistem Pembuangan Air Limbah (Pembangunan Spal Rt 02 Rw 01
Rp9.094.000,-
Kegiatan Budidaya Ternak atau Bebek ,Kelompok Jaya Mandiri
Rp. 22.630.250,-
BOP PAUD Mawar Indah Wates
Rp 8.182.000,-
Sementara yang bersangkutan kapekon Wates SDW saat dikonfirmasi terkait dugaan penyalahgunaan DD tahap 2 dan 3 tahun 2022 melalui telpon selulernya menunjukkan nada tidak aktif dan dikirim WhatsApp sampai berita ini diturunkan belum dibalasnya padahal masih jam kerja .
(Rifa’i)





