Solok – (SIN) – Pemerintah Kabupaten Solok menyambut kedatangan audiensi peserta Program Pertukaran Pelajar Yari–Eno School Finland dalam sebuah pertemuan hangat dan mengesankan, yang dilaksanakan di aula pertemuan gedung C Setda pada Jumat (30/01/2026). Hadir mewakili Bupati Solok, Sekretaris Daerah Medison S. Sos, M.Si, beserta beberapa Kepala OPD terkait.
Sebagai informasi, sejak tahun 2012 yang lalu, YARI School sendiri telah menjalin kerjasama di bidang pendidikan dalam bentuk partnerschool dengan ENO School Finlandia , negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia. Salah satu bentuk program partnerschool adalah pertukaran pelajar “Yari-Eno School Finland Student Exchange.”
Program pertukaran pelajar ini diikuti oleh 50 peserta, yang terdiri dari pelajar Eno School Finland, pelajar Yari School Indonesia, guru pendamping, serta orang tua/wali murid.
Dalam sambutannya, Sekda Medison menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas terpilihnya Kabupaten Solok sebagai salah satu daerah tujuan kunjungan dari para pelajar program pertukaran pelajar Yari-Eno School Finland ini.

“Program pertukaran pelajar ini merupakan kesempatan emas bagi para siswa untuk saling belajar mengenai perbedaan budaya, meningkatkan kemampuan bahasa, serta membangun karakter dan wawasan global. Kami berharap para anak-anak kita ini, dapat menjadi duta persahabatan yang dapat membawa kesan positif tentang Kabupaten Solok ke tingkat internasional. Tentunya kami juga berharap anak- anak kita ini dapat mempromosikan keindahan Kabupaten Solok ke negaranya Finlandia,” ujar Medison.
Sementara itu, Ibu Dr. rer. hum. biol. Yusticia Katar, Apt, selaku Ketua Yayasan Anak dan Remaja Indonesia (YARI), turut memberikan kata sambutan. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan dan sambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten Solok terhadap seluruh peserta program stundet exchange.
Ia juga menekankan bahwa kolaborasi pendidikan lintas negara ini diharapkan mampu membentuk generasi muda yang berdaya saing global, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap perbedaan budaya.
Selama berada di Kabupaten Solok, para pelajar telah mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari program edukatif, pertukaran pengalaman pembelajaran, hingga pengenalan budaya dan kehidupan sosial masyarakat setempat. Interaksi langsung antara pelajar, guru, dan keluarga diharapkan dapat mempererat hubungan persahabatan antar bangsa. Selain itu para pelajar juga telah mengunjungi beberapa objek wisata di Kabupaten Solok.
Diharapkan, program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi para peserta, tetapi juga menjadi inspirasi bagi pelajar lokal untuk terus berprestasi dan berdaya saing global.
(*)





