Nias Sumut – (SIN) – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Rahmani O Zandroto melalui Kabid P3P, Dermawan Halu, SKM dikatakannya bahwa Ibu Kadis tidak menghindar dari konfirmasi wartawan, hanya saat itu sedang menyampaikan laporan kepada tim Kemenkes RI,”ucap Kabid P3P Dermawan Halu, SKM diruang kerjanya Senin (9/9/2024).
Sambungnya bahwa ibu Kadis pada saat itu sedang menyampaikan laporan kepada tim Kemenkes RI atas pelaksanaan pemeriksaan sempel darah untuk program filariasis (kaki gajah).
Tim Kemenkes RI ada 30 desa lokus pemeriksaan sempel darah untuk melihat ada tidaknya cacing filariasis. Dengan tidak ada yang positif, maka diterbitkan sertifikat eliminasi filariasis,”jelas Kabid P3P Dermawan Halu, SKM.
Usai laporan Ibu Kadis Dinkes ke tim Kemenkes RI, langsung menerima agenda kunjungan kerja BPJS kabupaten Nias, itu sebabnya ibu Kadis Dinkes tidak ada waktunya pada saat dikonfirmasi wartawan bukan menghindar,”terang Kabid P3P Dermawan Halu, SKM.
Sementara Kabid Pelayanan Sumber Daya Kesehatan, Oberlin Gea menjelaskan terkait Rumah Sakit Pratama (RSP) dikatakannya bahwa lagi berproses menunggu penertiban izin operasional, persiapan peralatan dan tenaga sumber daya manusianya.
Oberlin Gea dikatakannya lagi bahwa harus ada izin registrasi dari Kemenkes RI, dan karena proses izinya beberapa OPD misalnya Dinas PU, Dinas Perizinan dan OPD terkait diharuskan ada kerjasamanya.
Oberlin Gea dikatakannya bahwa kalau sudah selesai peralatan apa yang dibutuhkan oleh RSP maka akan disampaikan ke Kemenkes RI untuk dapat izin registrasi, tentunya pemerintah kabupaten Nias sedang berupaya secepatnya di fungsikan RSP yang ada di Hilizoi, kita bersabar semua ada tahapan prosesnya,”papar Oberlin Gea.
(ArG).





