Lampung Timur – (SIN) – Pimpinan Anak Cabang PAC Pemuda Pancasila (PP) menyatu dengan masyarakat desa, dalam mensukseskan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) di Kecamatan Labuhan Maringgai, dalam pelaksanaan penilaian lomba desa, yang di laksanakan di balai desa Srigading Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, Selasa, (15/3/2022).
Turut hadir Bupati Lampung Timur, Dawam Rahrdjo, Camat Labuhan Maringgai Agustinus Tri Handoko, Kapolsek Labuhan Maringgai Danramil Lauhan Maringgai, dan beberapa anggota PAC-PP Kecamatan Labuhan Maringgai. Serta perwakilan dari beberbagai desa yang sempat hadir.
Pemerintah Kabupaten Lampung Timur melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, menggelar Lomba Desa di tingkat Kabupaten Tahun 2022.
Dalam sambutannya, Camat Labuhan Maringgai Agustinus Tri Handoko, SE,.MM acara Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) untuk mengevaluasi perkembangan Desa sebagaimana telah diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa ruang lingkupnya adalah melaksanakan Perlombaan Desa,” ujar Camat
“Pelaksanaan kegiatan Perlombaan Desa di ikuti dari 11 Desa yang ada di Kecamatan Labuhan Maringgai, dalam hal ini dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan, yang mana dimulai dari tingkat Kecamatan, tingkat Kabupaten, tingkat Provinsi dan seterusnya,” harapnya.
Kepala Desa Srigading Sudarsono menyampaikan, tujuan diselenggarakannya Perlombaan Desa adalah untuk mengevaluasi dan menilai perkembangan penyelenggaraan kinerja Pemerintahan desa, dan kemasyarakatan terhadap Desa dengan status berkembang secara sinergi membangun desa,” paparnya
“Ditambahkan Sudarsono kegiatan penilaian lomba desa yang dimaksudkan, untuk mengevaluasi tingkat perkembangan Desa yang meliputi aspek Pemerintahan, kewilayahan dan kemasyarakatan. Dengan membandingkan kondisi perkembangan Desa dari tahun ketahuannya. Rencana Pembangunan Jangka menengah desa dan dokumen perencanaan desa. Selain itu, untuk meningkatkan motivasi bagi pemerintahan desa dalam penyelenggaraan pembangunan yang berkelanjutan, serta mendorong semakin tumbuhnya semangat pemberdayaan masyarakat Desa,” imbuhnya.
“Hal-hal penting antara lain inovasi yang dihasilkan, pemerintahan desa khususnya pada dinamika sosiologis akibat bencana nonalam yaitu pandemi Covid-19. Selain itu juga, harus tetap memperhatikan inovasi Desa serta pengembangan Teknologi dalam meningkatkan pelayanan masyarakat,” pungkasnya.
(Sam/Red).





