Diduga Karena Depresi Kakek 80 Tahun Meninggal Usai Rumahnya Kena Gusur

Karawang – Jawa Barat – (SIN) – Frustasi dan depresi kehilangan tempat tinggal, diduga akibat adanya penggusuran dampak dari normalisasi saluran air, Enjum (80) warga Dusun Karangsinom Desa Wadas Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawabarat, dikabarkan meninggal dunia Karena serangan jantung.

Salah satu putera Almarhum Enjum, Ma’mun menyampaikan Ayahandanya wafat pada hari Jum’at 5 Desember 2025 sekitar pukul 22.00 wib, di duga akibat serang jantung ketika sedang berada dirumah kontrakan yang berada di dusun Pasirpanggang Sukamakmur, sontak meninggalnya Ayahanda kami menjadi kabar duka yang sangat mendalam bagi keluarga besar,” ucap Ma’mun, Senin (8/12–2025).

Dikatakan Ma’mun, almarhum Ayahnya, mulai merasakan depresi usai mendapatkan kabar bahwa rumahnya akan digusur dampak adanya normalisasi di desa Sukamakmur hingga desa Wadas, almarhum sering menangis meratapi nasibnya yang akan kehilangan rumah yang sudah puluhan tahun ditempatinya.

“Kami melihat puncak depresi Ayahnya saat melihat rumahnya sudah rata dengan tanah dan almarhum sedih harus tinggal dimana karena tidak punya tempat tinggal lagi dan uang kompensasi yang dijanjikan pihak pemerintah desa tidak kunjung cair, akhirnya kami dari pihak keluarga berinisiatif mencarikan kontrakan untuk tempat tinggal Almarhum,” ungkap Ma’mun.

Seperti diketahui, ada sekitar 135 rumah warga dusun Karangsinom desa Wadas yang tergusur dampak adanya normalisasi saluran air disepanjang jalan Interchange Karawang Barat.

Ma’mun berharap, Pemerintah Desa Sukamakmur secepatnya memberikan perhatian lebih untuk para korban penggusuran di dusun Karangsinom, segera cairkan uang kompensasi yang telah dijanjikan, dan mencarikan solusi terbaik kepada warga dusun Karangsinom yang terdampak penggusuran,” pungkasnya.

Kabiro(SIN)Karawang–Jabar

— T.S —

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *