WA…OW ….SUNGGUH MENGEJUTKAN ANGGARAN DANA BOS RP 300 JUTA UNTUK PEMBAYARAN HONOR DIDUGA FIKTIF !!!!!

Tulungagung – (SIN) – Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) digunakan untuk membiayai operasional rutin sekolah, meningkatkan akses dan kualitas pembelajaran, serta meringankan beban biaya pendidikan.

Namun sungguh sangat disayangkan jika dana Bos tersebut dijadikan alat untuk memperkaya diri untuk para oknum para tikus tikus rakus yang ingin mementingkan diri pribadi.

Kamis,09 April 2026 saat tim media ini mengkonfirmasi terkait penggunaan anggaran dana BOS Reguler di SMKN 1 Bandung Tulungagung Jawa timur yang diterima SMKN 1 Bandung Tulungagung Jawa Timur tahun 2025 sebesar Rp 4.055.590.000 dan di gunakan pada komponen yang sangat mengejutkan dan sangat menjadi tanda tanya besar yang mana :

“Humas bapak “Dwi” merasa sangat terkejut dan bengong terkait penggunaan anggaran dana BOS Ta 2025 pada komponen pembayaran honor yang jumlahnya sebesar Rp 319.525.912 ,sebab untuk guru dan staff tidak ada yang honor.

jadi diduga kuat anggaran tersebut dinilai fiktif sebab tidak ada honor di sekolah tersebut “.

Tak hanya itu saja untuk anggaran pada komponen perawatan sarana dan prasarana sebesar Rp 509 .411.600 terlihat tidak adanya perawatan cat gedung tetep kusam , plafon banyak yang jebol jendela banyak yang rusak.

Perihal penggunaan anggaran tersebut yang menjadi tanda tanya besar bagi publik anggaran yang seharusnya digunakan untuk membantu penunjang dalam pembelajaran bagi siswa namun entah di kemanakan anggaran tersebut “ tidak jelas “.

Dan Selaku aktivis pemerhati pendidikan dan juga selaku ketua tim investigasi media ini Indrawan mengkritik keras yang bahwasannya .,,,,penggunaan anggaran dana bos yang bersumber dari APBN di SMKN 2 Bandung Tulungagung Jawa timur dinilai tidak diyakini kebenarannya dan diduga hanya akal akalan oknum untuk memperkaya diri.

Dari prihal diatas kami akan mendesak dinas terkait inspektorat BPK agar mengaudit ulang penggunaan anggaran dana BOS. Yang ada di SMKN 1 Bandung Tulungagung Jawa Timur ini.

Dan kami juga secepatnya akan menyampaikan perihal ini ke kemendikdasmen dan ke KPK-Ri

agar segera turun dan mengkaji mengkroscek ulang anggaran dana BOS di SMKN tersebut selama ibu KURNIYANTI PUJI HANDINI Menjabat hingga saat ini.

Dan hingga berita ini di tayangkan oknum kepala sekolah tersebut belum ada respon dan diduga kuat oknum kepala sekolah tersebut pilih diam dan bungkam enggan memberikan informasi kepada publik. Tutup nya

(Indrawan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *