Agam – (SIN) – Rangkaian kegiatan Pelatihan Desa Wisata Angkatan IV Kabupaten Agam yang berlangsung selama empat hari, 20 hingga 23 Juli 2026, resmi ditutup hari ini. Momen penutupan ini bukanlah tanda berakhirnya tugas, melainkan penanda dimulainya perjalanan nyata mewujudkan nagari wisata yang maju dan mandiri.
Acara penutupan dipimpin langsung oleh Kepala Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Tertinggal Bengkulu, Aldi Nurkarim Adil, SE., M.Si. Dalam pidatonya yang penuh semangat dan lantang di hadapan seluruh peserta dan undangan, beliau mengajak seluruh hadirin menyuarakan semboyan: “BANGUN NAGARI, BANGUN INDONESIA. NAGARI MAJU UNTUK INDONESIA!”
Kegiatan ini berjalan sukses berkat dukungan penuh dari berbagai pihak. Hadir dalam penutupan ini Kepala Bank BNI Wilayah Sumatera Barat Bapak Budi, Kepala Cabang Bank BNI Padang Luar Bapak Temi, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Nagari (DPMN) Kabupaten Agam Ibu Rini Lavega, serta Camat Matur.
Dalam kesempatan itu, Kepala Balai juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setulus-tulusnya:
“Terima kasih yang sebesar-besarnya saya sampaikan kepada seluruh tim Balai Pelatihan Bengkulu dan Pemberdayaan Masyarakat Desa serta Daerah Tertinggal yang telah bekerja keras, dan juga kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini hingga tuntas.”
DUKUNGAN NYATA BANK BNI
Perwakilan Bank BNI menegaskan komitmen penuh untuk terus mendampingi dan mendukung seluruh rencana pengembangan desa wisata yang telah disusun selama pelatihan. Dukungan ini mencakup:
– Kemudahan akses permodalan bagi BUMNag, pelaku UMKM nagari, serta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis)
– Pendampingan pengelolaan keuangan dan tata kelola usaha
– Berbagai program kemitraan dan promosi untuk memperluas jangkauan pasar produk lokal maupun destinasi wisata
– Kolaborasi berkelanjutan agar potensi yang dimiliki Kabupaten Agam dapat tumbuh maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

UCAPAN TERIMA KASIH PERWAKILAN PESERTA
(Disampaikan oleh Edo)
“Terima kasih yang sebesar-besarnya saya sampaikan atas nama seluruh peserta, khususnya kepada Ibu Naomi Simanihuruk, S.TP., M.P., Ibu Larissa Letiti Harvine, S.Sos., Bapak Darman Hary, SP., M.Si., serta segenap tim Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Tertinggal (BPPMDDT) Bengkulu yang telah berkenan hadir dan berbagi ilmu serta pengalaman yang sangat berharga bagi kami semua.
Jujur saja, sebelumnya kami hanya bermodalkan semangat dan tekad yang sederhana. Namun melalui pelatihan ini, kami dibekali kemampuan nyata: mulai dari cara menyusun perencanaan yang rapi, mengelola kekayaan alam dan budaya yang ada di nagari kami, hingga memperkokoh kelembagaan agar dapat bekerja lebih profesional.
KOMITMEN PEMANTAUAN BERKALA
Usai acara penutupan, awak media Suara Investigasi News.com berkesempatan mewawancarai secara langsung Kepala Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Tertinggal (BPPMDDT) Bengkulu, Aldi Nurkarim Adil.
Selain berharap peserta segera menerapkan ilmu yang didapat, beliau menyampaikan bahwa pihak BPPMDDT Bengkulu akan melaksanakan pemantauan dan pengawasan secara berkala ke depannya. Hal ini dilakukan untuk melihat sejauh mana perkembangan nyata yang telah dilaksanakan oleh para peserta yang berasal dari 3 kecamatan dan 10 nagari di Kabupaten Agam, serta memastikan ilmu yang diterima benar-benar menghasilkan manfaat bagi masyarakat luas.
“Kami tidak hanya berhenti pada pemberian pelatihan. Kami akan terus memantau, memberikan pendampingan jika dibutuhkan, dan melihat sejauh mana kemajuan yang telah dicapai oleh daerah yang telah kami latih ini,” tegasnya.
PERNYATAAN RESMI DARI PEMERINTAHAN AGAM
yang di wakili Kadis DPMN Handria Asmi.S.STP.MSc.
“Pemerintah Daerah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama, serta kepada para narasumber yang telah berbagi ilmu dan pengalaman berharga kepada kita semua. Semoga kegiatan yang baik ini dan kerja sama yang telah terjalin dapat terus berlanjut dan terjaga erat di masa-masa yang akan datang.
Kepada seluruh peserta pelatihan, kami berharap apa yang telah di pelajari ini terus dikembangkan, potensi yang ada di nagari masing-masing terus digali dan dimanfaatkan sebaik-baiknya, serta menjadi bekal nyata untuk membawa perubahan yang lebih baik bagi masyarakat kita.”
kemajuaan keberhasilan dan silaturahmi, serta terus berupaya melangkah ke jenjang yang lebih tinggi. Sesungguhnya, sebuah tim atau komunitas yang sukses adalah ketika mereka sudah mampu berjalan sendiri, bekerja mandiri tanpa perlu bergantung pada pendampingan terus-menerus. Itulah cita-cita besar yang kami harapkan terwujud dari kelompok-kelompok yang telah dibina hari ini.wassalam
(Hendri agam)






