Dampak Aktivitas Gunung Anak Krakatau, Pemprov Lampung Perpanjang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Selama Dua Hari

BANDAR LAMPUNG – (SIN) – Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menetapkan perpanjangan masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi para siswa selama dua hari, terhitung mulai Rabu (9/9/2026) hingga Kamis (10/9/2026). Langkah ini diambil menyusul perkembangan terbaru peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, S.STP., M.H., menyampaikan bahwa erupsi susulan Gunung Anak Krakatau yang terjadi pada Selasa sore (8/9/2026) sekitar pukul 17.56 WIB memiliki durasi yang lebih panjang dibanding erupsi sebelumnya. Berdasarkan hasil pemantauan, arah angin saat ini membawa material abu vulkanik menuju ke wilayah Provinsi Lampung.

“Demi keselamatan dan kesehatan anak-anak kita, serta mengingat adanya potensi sebaran abu vulkanik, maka berdasarkan arahan pimpinan kami memutuskan untuk memperpanjang PJJ atau pembelajaran daring selama dua hari, yaitu hari Rabu dan Kamis,” ujar Thomas Amirico dalam pers rilis di Kantor BPBD Provinsi Lampung.

Pemerintah Provinsi Lampung terus berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk BPBD dan BMKG, untuk memantau kualitas udara serta perkembangan erupsi Gunung Anak Krakatau. Jika situasi dan kualitas udara kembali membaik pada Kamis, kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka seperti biasa direncanakan kembali dibuka pada hari Jumat.

Masyarakat dan seluruh pihak sekolah diimbau untuk tetap waspada, mengimbau para siswa agar membatasi aktivitas di luar rumah, serta mengikuti setiap petunjuk dan informasi resmi dari Pemerintah Daerah. (*)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *