LAMPUNG TENGAH – (SIN) – PKBM Cendikia Lampung Tengah menyelenggarakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi seluruh peserta didik kelas XII Program Paket C setara SMA melalui Gelombang Khusus. Pelaksanaan ujian yang berlangsung di Laboratorium PKBM Cendikia ini menjadi salah satu upaya satuan pendidikan nonformal dalam memberikan layanan pendidikan yang adaptif terhadap kondisi dan kebutuhan warga belajar.
Kegiatan TKA dijadwalkan berlangsung selama empat hari, yakni 31 Oktober, 1 November, 7 November, dan 8 November 2026. Seluruh peserta didik kelas XII mengikuti kegiatan tersebut dengan serius dan penuh kesungguhan.
Untuk memastikan pelaksanaan berjalan tertib dan efektif, kegiatan setiap harinya dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama berlangsung pukul 07.00–09.00 WIB, sedangkan sesi kedua dilaksanakan pukul 09.35–11.15 WIB. Pembagian sesi ini menjadi bagian dari pengaturan teknis pelaksanaan asesmen agar seluruh peserta dapat mengikuti ujian sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Kepala PKBM Cendikia Lampung Tengah, Andi Noviyandi, M.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA berjalan lancar. Para peserta didik mengikuti setiap tahapan ujian dengan tertib, serius, dan penuh tanggung jawab.

“Alhamdulillah, pelaksanaan TKA berjalan lancar. Seluruh siswa kelas XII mengikuti kegiatan dengan serius. Kami berharap mereka dapat mengikuti seluruh rangkaian ujian dengan baik dan memperoleh hasil yang maksimal,” ungkap Andi Noviyandi.
Gelombang Khusus, Solusi bagi Warga Belajar yang Bekerja
Pemilihan Gelombang Khusus bukan tanpa pertimbangan. PKBM Cendikia secara khusus mempertimbangkan karakteristik peserta didik Paket C yang sebagian besar memiliki aktivitas pekerjaan dan tanggung jawab ekonomi di luar kegiatan pembelajaran.
Dengan pelaksanaan ujian pada hari Sabtu dan Minggu, peserta didik yang bekerja tetap memiliki kesempatan mengikuti TKA tanpa harus mengganggu atau meninggalkan aktivitas pekerjaan mereka pada hari kerja.
Kebijakan ini mencerminkan bahwa pendidikan kesetaraan harus mampu menyesuaikan pelayanan dengan kondisi nyata warga belajar. Sebab, peserta didik pendidikan nonformal memiliki latar belakang usia, pekerjaan, dan kondisi sosial yang beragam.
Langkah tersebut sekaligus menegaskan bahwa keterbatasan waktu dan kesibukan bekerja tidak seharusnya menjadi penghalang bagi seseorang untuk mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas.
Pendidikan Kesetaraan Harus Menghadirkan Solusi
PKBM Cendikia Lampung Tengah terus berupaya menghadirkan pendidikan yang inklusif, fleksibel, dan bermutu melalui berbagai pendekatan pembelajaran, baik tatap muka, tutorial maupun mandiri.
Pelaksanaan TKA Gelombang Khusus menjadi gambaran nyata bahwa satuan pendidikan nonformal tidak hanya dituntut menyelenggarakan proses pembelajaran, tetapi juga harus mampu memahami kebutuhan peserta didik dan menghadirkan solusi agar hak memperoleh pendidikan tetap terpenuhi.
Melalui kegiatan ini, PKBM Cendikia berharap seluruh peserta didik kelas XII Paket C dapat menyelesaikan rangkaian TKA dengan baik serta semakin termotivasi untuk melanjutkan pendidikan dan meningkatkan kualitas hidup.
PKBM Cendikia Lampung Tengah
Pendidikan Bermutu untuk Semua.
Menjangkau yang Tidak Terjangkau, Melayani yang Tidak Terlayani. (*)






