Pesawaran – (SIN) – Beberapa perwakilan warga Desa Sungai Langka kec.Gedongtataan kab.Pesawaran berkunjung ke sekretariat Forum Masyarakat Pesawaran Bersatu (FMPB) tuk menceritakan keluh kesah warga yang sudah puluhan tahun tidak ada jalan keluarnya mengenai sertipikat tanah.Senin,5 Des 2022.
Mereka menceritakan kronologis memisahnya Desa sungai Langka dari Desa Bernung ditahun 1977 dan di buatkan sertipikat tanah oleh Kepala Desa pertama Sungai Langka pada waktu itu.Hingga beberapa kali ganti Kepala Desa,Sertipikat mereka belum di terima,karna waktu itu di minta bayaran sebesar rp 30.000 dan mereka pada saat itu belum bisa membayarnya.

Salah seorang warga menunjukkan bahwa Ia setiap tahun membayar pajak dan di kasih bukti pembayaran, kendati ia belum pernah melihat sertipikatnya.Bahkan ada di antara warga yang ingin menebus sertipikatnya di desa setempat akan tetapi sertipikat itu sudah tidak ada atau mungkin hilang.
“Waktu itu saya mau nebus sertipikat saya,sertipikat itu tidak ada atau hilang.maklum Kepala Desanya sudah berapa kali ganti,dan sampai saat ini mungkin baru enam puluh persen yang keluar sertipikat dan empat puluh persennya belum jelas,makanya kami ke (FMPB)untuk minta bantuan menelusuri dimana letak ketidak singkronan masalah ini,apakah masih di BPN atau Desa atau dimana”ujar salah seorang warga.
Bang Tanjung selaku ketua harian (FMPB) berjanji untuk mendapingi warga yang belum mendapatkan sertipikat dan menyarankan membuka pengaduan di desa setempat agar bisa tahu berapa lagi yang belum menerima sertipikat.
(BN)






order priligy online usa I was 23 and he was 20 and we were nowhere near ready to start a family