Peringsewu – (SIN) – Kepala pekon Bulurejo selenggarakan launching tanam cabai 1000 batang, yang di pusatkan di Kelompok Wanita Tani (KWT) yang diadakan dipekon Bulurejo, Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu, Kamis, (22/12/2022)
Hadiri camat kecamatan Gadingrejo Bapak Drs. jodoh seharian, MM, Dinas BKP Bapak, Awali Nur dinas Pertanian, dan juga dihadiri Babin Kantimas Aipda Edi Susilo dan segenap anggota BHP Pekon Bulurejo. Launching hari ini di hadir tokoh-tokoh masyarakat, karang taruna ibu ibu PKK khusnya anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Sari.
“Launching dibuka oleh, kepala Pekon, dan dilanjutkan dengan sambutan Bapak Camat Drs. Joko Suherman, MM, selaku camat Kecamatan Gading Rejo Kabupaten Pringsewu.
“Meningkat pada acara inti pembawa acara memberikan waktu kepada Bapak Awaludin Nur, dari dinas BKP Badan ketahanan pangan Kabupaten Pringsewu untuk menyampaikan sambutan nya
Adapun kegiatan P2L meliputi komponen:
1. Rumah bibit/ sarana pembibitan
2. Pengembangan damplot/ kebun kolektif
3. Pemanfaatan lahan pekarangan anggota kelompok.
4. Penanganan paskah panen
Pelaksanaan P2L KWT Mekar Sari memberikan manfaat untuk meningkatkan ketersediaan pangan rumah tangga. Sesuai daerah, untuk menjaga meningkatkan konsumsi pangan kekal, karbohidrat non beras. Mendukung perkembangan panen dan perkembangan UMKM olahan pangan,” Ujarnya.
Berbasis kearifan lokal meningkatkan konsumsi olahan pangan lokal sumber karbohidrat non Beras pada KWT Mekarsari antara nya tepung mekar sebagai olahan pangan non beras untuk di konsumsi,” Ucapnya.
Kegiatan paska panen dalam rangka meningkatkan pemberdayaan pengembangan industri pangan lokal, dan upaya mempromosikan penasaran hasil industri yang berbasis kearifan lokal oleh KWT Mekar Sari. Serta mendorong kreatipitas inovasi menciptakan memasarkan olah pangan hasil pertanian,” Jelasnya
Kegiatan kebun kolektif demplot, dan pemanfaatan lahan pekarangan anggota kelompok KWT Mekar Sari dipekon Bulurejo, adalah budidaya tanam cabai dan berbagai sayuran, terong, dan tomat, untuk dikonsumsi keluarga,” Tutupnya diakhir sambutanya.
(Ripa’i)





