Belanja Oleh-Oleh DPC PWRI Metro Sambangi Istana Maimun.

 

Medan , Sumut – (SIN) – Rombongan DPC PWRI Kota Metro, sambangi Istana Maimun Medan Sumatera Utara, sekalian belanja oleh-oleh untuk kenang kenangan untuk di bawa pulang ke Metro, Rabu (8/2/2023).

Sesampainya di Istana Maimun, dipandu salah satu orang dan menceritakan sejarah Istana Maimun adalah peninggalan kerajaan Deli yang dipimpin Sultan Al Rasyid Perkasa Alamsyah pada tahun 1973. Istana Maimun sempat ditempati oleh 4 Sultan Melayu yang memerintah saat itu, cerita singkat tetapi berkesan untuk rombongan PWRI Metro.

Diantara salah satu tempat belanja oleh-oleh ada di Istana Maimun, seperti kopiah atau peci, kain ulos Medan dan lainnya, Ketua DPC PWRI Metro Muktaridi membeli beberapa kain ulos untuk oleh oleh Istri tercinta dan beberapa lainnya, termasuk ber- fhoto di depan Istana Maimun.

Dirinya memberikan apresiasi atas pembangunan kota Medan yang di komandoi Bobi Nasution yang nota Bene Menantu Presiden Joko Widodo,” Kata Muktaridi.

“Alhamdulillah, Kita bisa bawa oleh oleh untuk Keluarga di Metro dan kita bangga dengan keramah-tamahan warga Medan,” ucapnya.

Seperti beberapa jalan yang dibuat satu arah untuk mengurangi kemacetan, serta pembangunan aliran air, hingga saat ini, kota Medan yang setiap memasuki musim penghujan, Warganya dihantui dengan meluapnya sungai disekitar kota Medan. Alhamdulillah pada saat ini bisa teratasi semua keluhan masyarakat,” Ujarnya.

“Saya sebagai tamu di kota Medan ini salut sekaligus bangga dengan kondisi Medan saat ini, baik lalu lintas maupun penanganan banjir di kota ini” ungkapnya.

Hal itu juga akui salah seorang Supir grab, menurutnya saat ini Banjir di kota Medan sudah jauh berkurang, tidak seperti sebelum dipimpin Pak Bobi. Yang mana setiap hujan datang kota Medan selalu kebanjiran. Saat ini, Medan sudah terhindar dari Banjir,” ungkap Supir grab itu.

Demikian juga Ketua Dewan Penasehat DPC PWRI kota Metro, Bapak Wendi, Dirinya mengaku salut dan senang melihat perkembangan kota Medan. Dirinya mengaku dari cerita yang berkembang diluar bahwa Medan, Penduduknya sangat padat, ternyata semua itu tidak benar.

Wendi mengakui kalau Medan ini memiliki Penduduk yang banyak, tapi kalau melihat situasi di jalanan, perkembangan kota Medan luar biasa, termasuk lalu lintasnya juga lancar lancar saja. Kalau soal macet itu biasa, barangkali kebetulan bersamaan dengan jam PNS pulang kerja. Dan hal itu sama saja dimana saja, termasuk kota kecil Metro di Lampung pun demikian.

“Menurut Saya, pembangunan di Medan saat ini luar biasa, termasuk penataan jalan yang dibuat satu arah, tentu ini sangat baik tanggulangi kemacetan di kota Medan ini” pungkas Wendi.

 

(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *