Kepulauan Tanimbar – (SIN) – Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, dr. Juliana Ch. Ratuanak, meminta kepengurusan baru Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Kepulauan Tanimbar tidak hanya menjalankan roda organisasi, tetapi juga memperkuat pembinaan atlet agar mampu mengukir prestasi di tingkat provinsi maupun nasional.
Pesan itu disampaikan Wabup saat membuka Musyawarah Kabupaten (Muskab) V IPSI Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang digelar di Gedung Enus, Pendopo Bupati Kepulauan Tanimbar, Selasa (28/7/2026).
Muskab yang diikuti 25 peserta tersebut berlangsung secara aklamasi dan menetapkan Theodorus Gaspers sebagai Ketua IPSI Kabupaten Kepulauan Tanimbar masa bakti 2026–2030. Proses pemilihan mendapat dukungan bulat dari delapan perguruan silat, yakni Keluarga Pencak Silat Nusantara (KPSN), Kesatria Pewaris Silat Indonesia (KPSI), PPS Betako Merpati Putih, IKS-PI Kera Sakti, Satria Muda Indonesia (SMI), Perguruan Setia Hati Terate (PSHT), PSM Kodim Saumlaki, dan PSM Batalyon Tanimbar.
Dalam sambutannya, dr.Juliana mengenang pengalamannya sebagai atlet Taekwondo pada awal 1990-an ketika Kepulauan Tanimbar masih berstatus kecamatan. Di tengah berbagai keterbatasan saat itu, ia bersama rekan-rekannya mampu mempersembahkan lebih dari satu medali bagi daerah.
Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa prestasi lahir dari semangat juang, disiplin, dan kerja keras, bukan semata-mata karena kelengkapan fasilitas.
“Ketika Tanimbar masih berstatus kecamatan, kami pernah membawa pulang lebih dari satu medali. Semangat seperti itu harus diwariskan kepada atlet-atlet sekarang,” ujar Juliana.
Ia mengajak seluruh keluarga besar IPSI menjadikan nilai-nilai kesatria sebagai fondasi dalam membangun olahraga sekaligus membangun karakter generasi muda Tanimbar.
“Manfaatkan semangat kesatria para Pendekar Silat untuk membangun Tanimbar. Jadilah atlet yang berprestasi, berkarakter, dan selalu menjunjung tinggi sportivitas,” katanya.
Wakil Bupati juga menantang para atlet IPSI Kabupaten Kepulauan Tanimbar untuk mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Maluku (Popmal) 2027. Ia berharap pencak silat mampu menjadi salah satu cabang olahraga penyumbang prestasi bagi daerah.
“Saya berharap atlet-atlet pencak silat mampu membawa kemenangan untuk Tanimbar pada Popmal 2027. Bertandinglah dengan semangat juang yang tinggi dan tetap menjunjung sportivitas,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua IPSI Kabupaten Kepulauan Tanimbar terpilih, Thiodorus Gaspers, mengatakan kepengurusan yang baru akan memfokuskan program pada peningkatan kualitas atlet melalui pembinaan yang berkesinambungan dan penyelenggaraan pertandingan antarperguruan.
“Kami akan meningkatkan prestasi atlet melalui pertandingan antarperguruan. Dari kompetisi yang rutin, kemampuan atlet akan terus berkembang sehingga siap menghadapi berbagai kejuaraan,” kata Gaspers.
Ia mengakui pembinaan pencak silat di Tanimbar masih menghadapi sejumlah tantangan. Hingga kini, para atlet belum memiliki tempat latihan yang permanen sehingga masih memanfaatkan fasilitas umum yang terbuka dan kerap berpindah-pindah lokasi. Selain itu, keterbatasan anggaran juga menjadi persoalan yang memengaruhi pembinaan atlet.
“Kami berharap ada dukungan dari pemerintah daerah dan semua pihak agar IPSI memiliki sarana latihan yang lebih memadai. Persoalan pendanaan juga perlu menjadi perhatian bersama karena sangat menentukan keberlanjutan program pembinaan,” ujarnya.
Menatap Popmal 2027, Gaspers menilai IPSI Kabupaten Kepulauan Tanimbar memiliki modal yang cukup untuk meningkatkan prestasi. Ia mengungkapkan, pada masa kepengurusan periode pertamanya 2022–2026, kontingen IPSI Tanimbar berhasil menempati peringkat ketiga pada Popmal 2025 dengan raihan 12 medali, terdiri atas 2 medali emas, 4 medali perak, dan 6 medali perunggu.
Capaian tersebut, menurut Gaspers, menjadi pijakan penting bagi kepengurusan periode 2026–2030 untuk memperkuat sistem pembinaan atlet. Meski belum menetapkan target jumlah medali pada Popmal 2027, IPSI berkomitmen meningkatkan kualitas atlet agar mampu mempertahankan bahkan melampaui prestasi yang telah diraih.
“Prestasi pada Popmal 2025 menjadi motivasi bagi kami. Raihan 12 medali menunjukkan atlet-atlet Tanimbar memiliki potensi yang besar. Tugas kami sekarang adalah memperkuat pembinaan, memperbanyak jam terbang melalui pertandingan, dan mempersiapkan atlet agar tampil lebih baik pada Popmal 2027,” kata Gaspers.
Meski belum menetapkan target jumlah medali pada Popmal 2027, Gaspers menegaskan bahwa kepengurusan yang baru memiliki tekad untuk membawa IPSI Kabupaten Kepulauan Tanimbar kembali merebut medali dan meningkatkan prestasi daerah melalui pembinaan atlet yang lebih terstruktur dan kolaborasi antarseluruh perguruan silat.
(DP)






