Pringsewu – (SIN) – Bumdes dipekon Way Kunyir kecamatan Pegelaran Utara kabupaten Pringsewu, mangkrak dari tahun 2017 hingga 2023 tahun ini.
Menurut warga
Pengelolaan dana bumdes di Pekon Way Kunyir hanya katanya saja
Saat tim media ini turun ke lapangan
Senin tanggal 20 /06 / 2023
Tim media ini
Ditemui beberapa warga salahsatunya inisial ma bertanya tentang bumdes dipekon way kunyir kecamatan Pegelaran Utara ini
Pak maap kami ingin bertanya apakah dipekon itu ada program pengelolaan dana Bumdes ga pak
Tanya salahsatu warga terhadap tim media ini
Ada pak pengelolaan dana Bumdes yang dianggar dari dana DD kepala pekon way kunyir menganggarkan dana Desa untuk bumdes sesuai dengan pengajuan kelompok bumdes

Dipekon kami sempat ada bumdes pak tapi berjalan sebentar setelah ketua bumdesnya meninggal dari tahun 2017 sampai sekarang tidak ada kabarnya pak dan
Kami masarakat tidak pernah merasakan manfaat nya bumdes di desa kami pak tutur tutur salah satu warga
Terpisah tim media ini konfirmasi pak sekdes sidik di kediamannya
Pak sekdes mengatakan bahwa bumdes di pekon way kunyir berjalan hanya satu tahun
Dengan anggaran dana
Sumber dari dana DD nilai dana yang dianggarkan Rp = 30 juta pada tahun 2016-2017 dana tersebut dikelola oleh anggota bumdes
Untuk pembuatan tenda atau taruh
Dan tenda atau Tarub tersebut dinyatakan rusak. Tidak berjalan atau tidak bermanfaat ungkap sekdes
Selanjutnya tim media kembali bertanya,. Pak sekdes di saat bumdes dibentuk
Pada tahun 2016 berapa kali dana bumdes dianggarkan pak sekdes sidik menjelaskan dari tahun 2016 kami anggarkan lagi 3 kali 2016 Rp 30 juta 2017 Rp 30 juta dan 2019 Rp 30 juta.
Dana Bumdes pertama tahun 2016 kami gunakan untuk pembuatan Tarub atau tenda berapa unit tidak di jelas kan oleh pak sekdes,
Sedangkan untuk 2017 dan 2019 uang nya kami Silpa kan,
Tim media bertanya kembali
Pak sekdes, kan ketua bumdes sudah meninggal apakah di saat
Menganggarkan dana bumdes yang kedua dan yang ketiga sudah dibentuk ketua bumdes yang baru,
Jawab pak sekdes tidak ada pak,semenjak ketuanya meninggal belum ada untuk mengganti kan ketua yang baru
Terus kenapa dianggarkan kata tim media kepada pak sekdes
Jawab pak sekdes kami menganggarkan biar untuk memancing pak dan uang tersebut kami silpa kan ,
Masih sekretaris desa sekdes
Pak sekdes anggaran bumdes kedua dan ketiga yang dilimpakan boleh nggak tim media untuk lihat laporan dan rekening nya tim media ini terkejut mendengar penjelasan pak sekdes bahwa anggota bumdes way kunir tidak ada buku rekening bank itu pengakuan sekretaris desa bapak sidik
kesimpulan pertanyaan kami kemana dana bom Des itu dilimpahkan ke rekening bank atau ke kantong pribadi,
Terpisah tim media berkoordinasi kepada kepala pekon bapak mono di kantornya
Kepala pekon way kunir pak mono menjelaskan kalau masalah dana bumdes saya nggak tahu pak itu di zaman pak Parman mantan kakon sebelumnya
Kalau bapak-bapak pengen sejelas-jelasnya tanya sama pak sekdes sidik dia yang tahu semua pangkasnya,,
(Ripa,l)






