Magetan – (SIN) – Dugaan kurangnya kejelasan informasi terkait biaya pengadaan seragam bagi peserta didik baru di SMK Negeri 1 Bendo, Kabupaten Magetan, menjadi sorotan sejumlah wali murid. Mereka mengaku belum memperoleh penjelasan secara rinci mengenai besaran biaya, rincian komponen pembayaran, serta mekanisme pengadaan yang diterapkan pihak sekolah.
Para wali murid berharap sekolah dapat menyampaikan informasi secara terbuka dan jelas sesuai ketentuan peraturan yang berlaku. Keterbukaan dalam pengelolaan biaya pendidikan dinilai penting sebagai bentuk akuntabilitas, sekaligus mencegah timbulnya keresahan maupun persepsi negatif di tengah masyarakat.
Merespons hal ini, wali murid juga meminta Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur maupun instansi terkait di Kabupaten Magetan untuk melakukan pembinaan dan pengawasan apabila diperlukan. Langkah ini diharapkan menjamin seluruh proses berjalan sesuai aturan, adil, dan tidak memberatkan masyarakat.
Hingga berita ini dirilis, pihak SMK Negeri 1 Bendo belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Media tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi secara setara bagi pihak sekolah maupun instansi berwenang, guna menghadirkan pemberitaan yang berimbang sesuai Kode Etik Jurnalistik.
(*)






