Way Kanan – (SIN) – Pekerjaan Jembatan Dusun Dua Kampung Nuar Maju Yang Bersumber dari Dana Alokasi Umum (DD) Tahun 2023 diduga sengaja dikerjakan dengan cara tidak ingin Mengutamakan Kualitas yang baik, atau asal asal jadi.
Hal ini ketahui pada saat tiam awak media yang melakukan pemantauan di lapangan terkait pekerjaan fisik yang ada di Kampung Nuar Maju, Dusun dua yang ada di wilayah Kabupaten Way Kanan, beberapa waktu lalu tepatnya, pukul 11:30 WIB, Hari Minggu 7/1/2024.Kecamatan Buay Bahuga ,Kabupaten Waykanan.

Menurut keterangan yang di dapat dari narasumber yang engan tidak mau di sebutkan namanya yang saat Sedang melintasi di lokasi jembatan tersebut kebetulan dia memang masyarakat kampung Nuar Maju juga, mengatakan pekerjaan tersebut 5× 4×7 (satu Unit) Yang menelan besarnya biaya RP. 199,198,300.dengan velume lain yang disampaikan namun di dalam papan impormasi tersebut.dan yang sangat di khawatir Masyarakat jika datang hujan pada saat itulah pembaguna tersebut bisa ambrul atau hancur, karena terlihat jelas pembaguna jembatan atau (TPT) Hancur tergeros air, karena pembaguna (TPT) tersebut sudah retak hingga dari bawah sampai atas, bahkan kurang lebih lebar retak pembaguna (TPT) dengan jembatan kurang lebih 5 cm, sedangkan ini pak lagi musim kemarau,apa lagi kalau di musim penghujan, udah pesitif ambru ,dan hancur karena pembaguna tersebut tidak mengutamakan kualitas yang baik, Sehingga menurut narasuber yang bisa di rugikan adalah masyarakat Dusun dua kampung Nuar Maju.
“,Masih Kata narasumber lain yang disampaikan namun secara lisan tanpa tulisan.
Pada saat ditanya terkait gambar acuan , menjawab gambar tersebut di Pengan oleh saudara Kepala Kampung Nuar Maju Wira Nata , Pungkasnya
Dugaan adanya tindakan penyimpangan atas pekerjaan Jembatan atau (TPT) dengan ada cara pemasangan dinding dan Jembatan yang sengaja ingin mengelabui saat pembagunan jembatan atau (TPT)selesai di kerjakan 100%.
Kepada pihak terkait di harapkan agar dapat memeriksa pekerjaan Kampung Nuar Maju yang terletak di dusu dua yang bersumber dari dana Alokasi Umum tahun Anggaran 2023, sehingga dapat di periksa ulang atau di audit kembali dari pihak tim Kecamatan Buay Bahuga sebelum pekerjaan tersebut selesai ambrul atau ancur.
Hingga berita ini di terbitkan Kepala Kampung Nuar Maju belum juga respon yang coba di hubungi melalui via WhatsApp namun tidak ada pernah aktif.. dengan ini agar kiranya pihak-pihak terkait khusus nya inspektorat dapat megecek kembali jembatan tersebut dan dapat memanggil onkum kepala kampung tersebut..
(HERIANSYAH)





