Diduga Oknum Guru SMPN ll Tirtajaya Gelapkan Dana PIP Siswanya 

Karawang – Jawa Barat – (SIN) – Program Indonesia Pintar (PIP) yang disediakan oleh pemerintah untuk siswa dari keluarga kurang mampu menjadi sorotan. Terdapat dugaan bahwa oknum guru yang tidak bertanggung jawab telah melakukan cakupan dana PIP dengan melakukan pemotongan dan bahkan menggelapkan data penerima bantuan,Senin(18/3-2024)

Kasus ini terjadi di SMPN II Tirtajaya, Karawang, yang berlokasi di Desa Srijaya, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang. Orang tua seorang siswa yang pernah bersekolah di SMPN II Tirtajaya menyampaikan kepada awak media (SIN) bahwa anaknya telah terdaftar sebagai penerima PIP, namun tidak pernah menerima konfirmasi atau pemberitahuan resmi dari pihak sekolah .

Saat dihubungi melalui WhatsApp, pihak sekolah yang terlibat oleh Hasan Ashari sebagai Ops tidak memberikan tanggapan. Hal ini menimbulkan dampak buruk terhadap keberlangsungan proses pendidikan di SMPN II Tirtajaya .

Orang tua siswa tersebut menyatakan harapannya agar dinas terkait meningkatkan pengawasan terhadap setiap sekolah dan mengambil tindakan tegas terhadap oknum guru yang melakukan perlindungan .

“Saya belum pernah ada kabar dari pihak sekolah kalau anak saya mendapatkan bantuan PIP dari pemerintah,”beber orang tua siswa yang namanya enggan di sebutkan .

Dan di harapkan juga Disdik Karawang turun kelapangan guna mengawasi tindak tanduk bantuan yang berkaitan dengan dunia pendidikan perihal pemerintah yakni PIP yang memang harus mengena dan dapat menghindarkan hal-hal tidak di inginkan hingga terhindar dari dugaan pemotongan dari oknum yang tidak bertanggung jawab .

Perihal ini juga perlu perhatian khusus secara signifikan Mengingat ketika bantuan itu terpangkas dari sekolah menengah pertama dikhawatirkan hal itu tidak bisa berlanjut ke jenjang berikut nya dan jelas itu merugikan bagi penerimanya .

Sampai berita ini di muat pihak sekolah belum ada tanggapan secara signifikan .

 

Kabiro (SIN) Karawang-Jabar

— TOTO.SURYANTO —

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 Komentar