Disinyalir Kepsek SMAN 1 Benai Mark Up Dana BOS, Dan Terkesan Menghindar Dari Wartawan. 

 

Benai Kuansing – Disinyalir Mark Up Anggaran Belanja Dana Bos SMAN 1 Banai, kepala sekolah terkesan menghindar enggan menemui wartawan. Pada tahun 2020 dana BOS yang diterima sebesar Rp.861.600.000 dan di tahun 2021 sebesar Rp 845.400.000 patut dipertanyakan realisasinya.

“Kepala Sekolah SMAN 1 Banai. Disinyalir korupsi Dana Bantuan Oprasional Sekolah, dengan cara Mark Up anggaran belanja di beberapa komponen, pada saat mau dikonfirmasi, Senin (30/1/2023) Kepala sekolah sedang tidak berada ditempat.

Menurut informasi data yang dapat dipercaya kebenaranya, penggunaan dana BOS SMAN 1 Banai pada tahun 2020, sebesar Rp 861.600.000 ada 2 komponen yang disinyalir ada Mark Up anggaran belanja.

Komponen nomor 7 Langganan daya dan jasa

Tahap 1 Rp 15.816.423

Tahap 2 Rp 34.376.498

Tahap 3 Rp 21.147.217 bila dijumlahkan tahap 1, 2 dan 3 mencapai Rp 71.340.138. “Pertanyaannya, apa saja yang dibiayai dari langganan daya dan jasa pada tahun 2020? Mengingat ditahun 2020 mulai tahap 2 sekira bulan Mei siswa sudah belajar daring akibat terdampak pandemi covid 19. Pembelajaran Tatap Muka (PTM) ditiadakan.

“Selanjutnya, dikomponen nomor 8 Pemeliharaan Sarana Dan Prasaran Sekolah.

Tahap 1 Rp.30.135.750.

Tahap 2 Rp.22.188.000.

Tahap 3 Rp.104.155.783. Bila dijumlahkan mencapai Rp.156.479.533.

“Dan pada tahun 2021 sebesar Rp 845.400.000, ada 3 komponen yang tidak diyakini kebenarannya.

Yang pertama komponen nomor 2 Pengembangan Perpustakaan.

Tahap 1 Rp 114.087.000.

Tahap 2 Rp 18.954.300

Tahap 3 Rp 47.450.000.

Bila di jumlahkan Rp 180.491.000.”Pertanyaannya, kalau pembelian buku berapa jumlah bukunya dan berapa haraga satuannya?…dan kalau ada digunakan lain untuk perpustakaan apa saja tolong disebutkan.

Selanjutnya dana dikomponen nomor 7 Langganan Daya Dan Jasa, Rp 47.980.218., apa saja keperuntukannya? .”Dan di komponen nomor 8 pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah.

Tahap 1 Rp 95.668.200.

Tahap 2 Rp 24.720.000.

Tahap 3 Rp 44.755.482., bila dijumlahkan pada tahun 2021 Rp 165.755.482.

“Pertanyaanya apa saja yang dirawat di SMAN 1 Banai dengan dana Rp 165.755.482 tersebut?..

Pada hari, Selasa 31 Januari 2023 kembali tim media mendatangi sekolah SMAN 1 Benai, Tetap saja kepsek tidak berada ditempat.

Mirisnya, ketika dikonfirmasi satupun guru tidak yang mau merespon. Setiap ditanya selalu sama jawaban nya kepsek tidak ada bendahara lagi pelatihan keluar dan juga oprator nya,” ungkap salah satu guru kepada media ini.

Diminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) Polres dan Inspektorat, serta Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan BPKP, untuk meninjau ulang realisasi penggunaan dana BOS tahun 2020 dan 2021. Apa bila ada temuan dikemudian hari, agar kiranya APH memproses sesuai hukum yang berlaku di NKRI ini.

Sampai berita ini diterbitkan kepala sekolah SMAN 1 Benai belum bisa dikonfirmasi, berita media ini membutuhkan informasi lebih lanjut. Dari kepala sekolah selaku kuasa pengguna anggaran.

 

Penulis: (Tim Investigasi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *