Faduhusa H. Simpatisan Nilai Ya’atulo Gulo Arota Lase Paslon Ideal Dan Cerdas

Nias Sumut – (SIN) – Faduhusa Harefa penduduk desa Hiliweto Gido menilai Ya’atulo Gulo Arota Lase Paslon Ideal dan Cerdas yang tidak diragukan kemampuan birokrasinya telah teruji kurang lebih tiga tahun setengah, saya suka kepemimpinan Ya’atulo Gulo responsif, disiplin dan tegas,”hal ini dikatakan Faduhusa Harefa di kediamannya di Jln. Merdeka No. 82 Hiliweto Gido Kecamatan Gido, Sabtu (12/10/2024).

Faduhusa Harefa mengatakan bahwa pada pemilihan Bupati Nias tahun 2020 tidak mendukung Paslon Yaatulo Gulo Arota Lase, namun pada pemilihan kali ini kami mendukung dan memilih petahana Yaatulo Gulo Arota Lase menjadi Bupati dan Wakil Bupati Nias dengan periode 2024-2029.

Faduhusa Harefa sangat optimis Paslon Nomor 1 Yaatulo Gulo Arota Lase menang pada pemilihan tanggal 27 November mendatang, kenapa …? Ya’atulo Gulo telah berbuat dan telah dirasakan oleh masyarakat kabupaten Nias, salah satunya unit kerjanya dinas Dukcapil pada pengurusan KTP, KK, Akta Kelahiran, Akta Nikah dan Akta Kematian tidak menunggu lama 1 bulan seperti kepemimpinan 10 tahun terakhir, sekarang serba cepat boleh satu hari sudah kelar, dan ini pemimpin yang responsif yang perlu dilanjutkan,”ucap Harefa akrab dipanggil sehari-harinya.

Harefa lanjutnya dikatakannya bahwa bapak Yaatulo Gulo tegas mendisplinkan ASN di lingkup pemerintahnya, tidak ada pegawainya dan guru di pedalaman yang malas-malasan, dan ini patut kita bersyukur dan berterima kasih kita punya sosok pemimpin cerdas.

Bicara infrastruktur, Harefa mengatakan bahwa telah terwujud desa terakses dalam visi misi beliau yang menjadi prioritas kecamatan terisolir yakni Somolo-Molo, Ulugawo, dan Ma’u, dan wajarlah ketiga kecamatan ini duluan untuk dibangun, di kecamatan lain sudah dilewati oleh jalan provinsi dan nasional.
Walaupun demikian kita bisa membuka mata lebar-lebar misalnya jalan hotmix menuju desa Somi, Somi Botogo’o bahkan menuju desa Laira kecamatan Idanogawo, jalan hotmix di desa Hilizoi menuju desa Somi, dan masih banyak desa yang lain yang terbangun.

Menurut Harefa kantor Bupati Nias…, sebuah penantian panjang kapan ini selesainya kantor bupati ini karena dua periode sebelumnya belum selesai, baru masa kepemimpinan Ya’atulo Gulo Arota Lase selesai sudah.

Menurut Harefa penantian menunggu kapan selesainya kantor bupati Nias merupakan hal yang membosankan, kenapa karena masa dua periode belum mampu menyelesaikan kantornya, karena kita lihat sudah dua lokasi kantor bupati dan kantor DPRD gagal dan tentunya memakan anggaran miliaran rupiah, tapi kita bersyukur telah tertebus kekecewaan sebagai masyarakat kabupaten Nias karena masa kepemimpinan Ya’atulo Gulo Arota Lase telah menyelesaikannya.
Kita bisa membuka mata lebar-lebar bagaimana pelebaran ruas jalan di perkantoran, artinya jangan kita pura-pura buta dan tidak melihat karena kepentingan pribadi,”ungkap Harefa.

Riak -riak universitas, menurut Harefa bahwa riak-riak manuver politik yang sengaja digiring menjadi opini dan siasat namanya juga politik apapun dilakukan.

Harefa mengajak ayo marilah kita beretika bermanuver sehat dalam berpolitik, kita beri pemahaman yang benar karena kita tahu bahwa di kecamatan Bawolato universitas dijanjikan universitas negeri, sementara di kecamatan Gido yang akan dibangun adalah swasta yang disebut UNIAS, dan kita bersyukur bila ada universitas negeri di kabupaten Nias. Perlu kita ketahui bahwa di provinsi Sumatera Utara hanya dua universitas negeri yakni ; USU Medan dan UNIMED dan ini sudah berpuluh-puluh tahun ada sampai sekarang belum bertambah universitas negeri di Sumut, apalagi bicara kabupaten Nias apa mungkin secepat itu pemerintah pusat mendirikan sebuah universitas negeri, semoga saja terwujud,”ujar mengakhiri mengakhiri.

ArG.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *