Karawang–Jabar – (SIN) – Miris, baru beberapa hari selesai dikerjakan, pembangunan jalan usaha tani (JUT) di dusun Saradan, Desa Srijaya, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawabarat, yang dikerjakan asal jadi dan diduga tidak sesuai RAB, saat ini kondisinya sudah banyak retak dan belah.
Hal ini terjadi akibat tidak adanya pengawasan dari Dinas terkait. Selain tidak adanya papan informasi yang terpampang dilokasi pekerjaan, amparan bescos dasar cor beton hanya sedikit dan tidak adanya pengerasan terlebih dahulu.

Salah seorang warga petani setempat, AM mengatakan, jalan ini baru selesai dikerjakan belum menginjak satu bulan kondisinya sudah sangat memperihatinkan. Dari awal pembangunan jalan ini memang kami sudah menduga pastinya hasilnya nanti tidak akan memuaskan, karena terlihat pelaksana yang mengerjakannya asal–asalan.
“Saat ini kondisi jalan sudah miring, bahkan sudah ada yang belah. Dengan kondisi jalan saat ini, kami menduga pelaksana yang mengerjakannya ingin untung besar saja”, cetus AM, Rabu (8/1–2025).
Dilain tempat, salah seorang aparat Desa Srijaya SA mengungkapkan, sebelumnya kami mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah merealisasikan pembangunan jalan ini. Namun, dengan melihat kondisi jalan saat ini, kami pun sangat kecewa sekali.
“Dinas harus menindak tegas pelaksananya yang mengerjakan pengecoran jalan usaha tani ini. Jelas, ini sudah sangat merugikan semuanya, terutama merugikan pemerintah daerah yang sudah membiayai pembangunannya. Kami berharap dinas segera mengevaluasi dan turun langsung melihat kondisi jalan ini,” tegasnya.
Lanjut SA, jika hal ini dibiarkan tidak ada efek jera kepada pelaksananya dan jelas ini sudah berpotensi merugikan negara dan masyarakat. Bila perlu pelaksana seperti ini di blacklist dan jangan pernah di berikan lagi pekerjaan.
Hingga berita ini dipublikasikan, pihak pelaksana dan dinas terkaitnya belum dapat ditemui untuk dimintai keterangannya.
Kabiro (SIN)Karawang–Jabar.
(T.S)






