Kepengurusan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Nias Periode 2023-2028

Nias – Sumatera Utara – (SIN) – Dengan berakhirnya masa Kepengurusan FKUB Kabupaten Nias Periode 2018-2023, Pemerintah Kabupaten Nias melalui Badan Kesbangpol Kabupaten Nias gelar pertemuan dalam rangka pemilihan Kepengurusan FKUB Kabupaten Nias Periode 2023-2028, bertempat di Aula Gido Lantai III Kantor Bupati Nias, Kamis (18/4/2024).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Nias, Dewan Penasehat FKUB Kabupaten Nias, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nias dan Seluruh Anggota FKUB Kabupaten Nias.

Kaban Kesbangpol Kabupaten Nias, Foarota Laoli, M.H menyampaikan tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk memilih pengurus FKUB Kabupaten Nias Periode 2023-2028.

Sebelumnya, Periode 2018-2023 Ketua FKUB Kabupaten Nias dijabat oleh Bapak Pdt. Fa’ano Mendrofa, S. Th. Sementara itu, untuk periode 2023-2028 Ketua FKUB Kabupaten Nias terpilih dijabat oleh Bapak Pdt. Yanto Kurniaman Hura, S. Th.

Kepengurusan FKUB Kabupaten Nias Periode 2023-2028 berjumlah 17 orang yang berasal dari utusan masing-masing Majelis Agama di Kabupaten Nias” Ungkap Foarota Laoli.

Mengawali sambutannya, Wakil Bupati Nias, Arota Lase, A.Md mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri bagi yang merayakannya dan semoga amal ibadah selama bulan Ramadhan dapat diterima oleh Allah SWT.

Ia menyampaikan, FKUB ini merupakan forum yang dibentuk oleh masyarakat dan difasilitasi oleh pemerintah dalam rangka membangun, memelihara dan memberdayakan umat beragama untuk menjaga kerukunan dan kesejahteraan masyarakat.

Tanggungjawab bersama Umat Beragama, Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat. FKUB berperan mengelola keberagaman dan perbedaan di tengah-tengah masyarakat. Saya berharap FKUB terus bersosialisasi tentang keberagaman dan nilai-nilai luhur berbangsa dan bernegara agar tercipta stabilitas kerukunan antar umat beragama” Jelas Wakil Bupati Nias.

Kepada Pengurus FKUB yang baru agar memberikan angin segar bagi kehidupan beragama. Kepada pengurus lama terimakasih atas dedikasinya selama ini kiranya kerja nyata FKUB Kabupaten Nias dapat terjaga dan berjalan dengan baik” Tutup Wakil Bupati Nias.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nias, Muhammad Rosyadi Lubis, S. HI berharap kiranya kepengurusan yang baru ini dapat solid dan kompak dan menjadi contoh tauladan bagi masyarakat Kabupaten Nias, mari menjaga dan memelihara kerukunan beragama ini.

Dikutip dari Press release Kominfo Kabupaten Nias

(yenny)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

96,552 Komentar

  1. Aby przekabacić się, w jaki sposób frapujący
    jest ów terytorium Niemiec, pożądane byłoby zająć
    obiekt hotelowy w Barleben na kilka dni. Ponownie zastanów się, czyli różnicowanie koloru środkowych części krzyży wpływa na zmianę ich spostrzegania.
    Barleben to niewielkie niemieckie miasto stołeczne położone
    w środku kraju związkowego Saksonia-Anhalt, w dolinie rzeki Łaby.

    Arenę działań badaczy stanowiła żwirownia Barleben-Adamsee, pod czym tego typu miejsca – położone w dolinie środkowej
    Łaby – uprzednio nieraz dostarczały dowodów na występowanie w ową stronę ludzi
    w okresie odkąd środkowego plejstocenu
    aż do czasów współczesnych. Według naukowców chodzi o żółwia błotnego, kto nieledwie bezspornie nie występował w tych okolicach w okresie zlodowacenia.
    Byli też tacy kibice, którzy uznali nieznany design zbyt mistrzowski, ale za
    jednym zamachem krzywili się na owo, iż kolorystycznie
    kevlary dawny prawie kopią tych co od momentu lat mają mistrzowie Polski spośród Lublina.
    Mistrz Polski poniżej ścianą. Na parterze nie licząc przestrzeni wystawienniczej działać będzie kafeteria, wspólnie
    spośród ogródkiem zorganizowanym w bezpośrednim otoczeniu budynku.
    W dodatku uzupełniający poczęstować się wolno makaronów – warte uwagi jest rigatoni (np.

    w sosie gorgonzola czy bolognese). Uwagę naukowców zwrócił też klasa
    o długości 41,8 cm ukończony spośród żebra tura innymi słowy żubra.