Jakarta – (SIN) – Dalam rangkaian bulan suci Ramadhan 1445 Hijriah kegiatan secara berkala dilaksanakan oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa yang selalu intens memberikan kuliah tujuh menit (Kultum) kepada Prajurit dan PNS Kostrad yang dilaksanakan di Mesjid Asy-Syuhada setelah pelaksanaan salat Dzuhur berjamaah. Gambir, Jakarta Pusat. Rabu (2/4/2024).
Pada penjelasan kultum tersebut, Pangkostrad mengatakan,” Jika kita saat ini sudah memasuki hari ke 23 ramadhan,ini di ibaratkan detik menit akhir dalam lomba lari maka kita harus semakin menambah kecepatan, begitu pula dalam bulan Ramadhan, di 10 hari terakhir kita harus lebih banyak lagi melaksanakan ibadah, karena apa hitungan 30 hari Ramadhan tersebut kita harus mempunyai target, semisalnya 10 hari pertama hatam Al-Quran satu kali, 10 hari kedua hatam Al-Quran 2 kali dan 10 hari terakhir hatam Al-Quran 3 kali,termasuk segala bentuk ibadah sunah yang sesuai syariat kita perbanyak lagi,” Paparan Pangkostrad.
Ditambahkan Ia,“Sebagai umat muslim kita harus menjaga hablum minallah dan hablum minannas, adapun pengertian dari Hablumminallah adalah suatu perilaku atau tindakan dalam menjaga hubungan dengan Allah, seperti menjalani perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya seperti Menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah SWT, Ikhlas dan Terima Segala Ketentuan Allah SWTdan meninggalkan kehendak nafsunya untuk mencari keridhaan Allah SWT, sedangkan Hablum Minannas dimaknai sebagai tindakan menjaga hubungan kepada sesama manusia dengan senantiasa menjaga hubungan baik, menjaga tali silaturahmi, mempunyai kepedulian sosial, tepa selira, saling tolong menolong, tenggang rasa dan saling menghormati,” tambah Pangkostrad.
Selain itu, Pangkostrad juga menjelaskan jika ada ibadah yang pahalanya hampir sejajar sholat yaitu memaafkan kesalahan orng lain, maka dari itu kita harus selalu memaafkan kesalahan orang kepada kita, jangan menunggu orang minta maaf duluan atau nunggu lebaran.
Menutup kultum ceramahnya, Pangkostrad berpesan jika kita diperintahkan selalu berprasangka baik kepada sesama dan jangan suka berprasangka buruk karena prasangka buruk akan menjadi dosa jika kita tidak meminta maaf kepada orng tersebut dan akan terbawa sampai ke akhirat.” Tegasnya mengingatkan.
Pewarta; YM/(*)
Sumber; Penkostrad






