Maraknya Agent BRILINK Di Duga Sebarkan Uang Palsu

Jawa Barat – (SIN) – Pasalnya kejadian menimpa pada wartawan SIN Jabar ketika melakukan transaksi disebuah agent Brilink di Jalan Kali Abang Kempes Sukamulya-Sukatani di pinggir jalan melakukan transfer cask ke Dana milik anaknya N…h sebesar Rp. 1’5 jt dengan bayar jasa Rp. 15000 dan tarik tunai dari saldo atm Rp. 500.000 dengan bayar jasa Rp. 15000,yang secara umum jumlah jasa terlalu mahal sedangkan di Brilink tersebut umumnya kisarannya tak mencapai seperti itu dengan ketentuan Rp. 1.000.000 = Rp. 5000 sesama BRI sedangkan untuk ke bank lain (Bersama) kisaran sama menurut outlet agent yang sama kalaupun lebih hanya sedikit pak’ jelas sumber agent lainya.

Pada Transaksi tunai Rp.500.000 dengan memberi Lima lembar uang ratusan dalam bentuk pecahan Rp.100.000 diselipkannya uang palsu yang dibuat transaksi oleh YM pembelian bensin di POM Blokang- Jln Raya Sukatani uang pecahan sertus ribu rupiah dinyatakan palsu oleh petugas POM Bensin,sontak wartawan SIN kaget tak percaya dengan hal itu,lalu diperiksa bersama oleh petugas POM dengan ultraviolet hasilnya di saksikan bersama uang tersebut palsu,saking tidak percaya YM cek di sebuah alfa mart dibantu Kasir alfa mart dengan alat yang sama ultraviolet hasil nya jelas,dan dijelaskan kalau uang asli kasar dan benangnya terlihat jelas pak,”ungkap kasir alfa di bilangan sukatani.

Untuk memperjelas wartawan SIN puter arah ke Brilink dimana “Ia” ambil uang dan dipertanyakan oleh YM kepada kasir Brilink,dengan nada ketakutan Udi Darwanto (Kasir BRI link) mengelak uang tersebut asli,” saya tidak mungkin memberi uang palsu pak kelahnya senada gugup gemetar menyembunyikan kebenarannya,23/02/24. Lalu Udi menghubungi pemilik kios Brilink yang mengaku ayahnya,untuk siap mengganti dan minta maaf,” Ucapnya

Peristiwa ini sudah banyak dikeluhkan warga masyarakat,hal serupa kerapkali terjadi dan korbannya para nasabah yang memakai jasa Brilink sebagi tempat kirim dan tarik uang, dibenarkan narasumber yang namanya tidak mau dikorankan (Publikasi) mengatakan didepan Polsek Sukatani,” Makanya kalau tarik atau transfer uang,baiknya liat dulu Brilinknya pastikan bukan pemilik para investasi pendatang (perantau) lebih nyaman masyarakat setempat yang punya Brilink sesuai ketentuan BRI dan Penerintah untuk UMKM masyarakat kalau para pendatang yang punya selain menguntungkan pola adanya diduga adanya penyebaran uang palsu selain itu jumlah hitungan dalam jumlah banyak ada kurangnya jumlah uang kalau kita tidak waspada menghitung dan yang terpenting nomor PIN jangan sampai dikutif dicuri bisa amsyong habis saldo kita dan sebagai masyarakat saya memperhatikan juga terkait ijin tempat tampaknya investasi kios Brilink ini suadah merupakan jaringan lihat saja penyebarannya tanpa menghiraukan perijinan setempat padahal mereka Bank juga lho..bisa serampangan ya,” jelas narasumber.

Diminta warga masyarakat pihak terkait APH (Aparat Penegak Hukum) khusus Kepolisian setempat agar dapat memantau dan menindak tegas para agent Brilink yang operasionalnya merugikan warga salah satunya temuan awak media yang”Sial dikasi uang palsu” dan dipertontonkan di area umum di pom Bensin,hall ini agar para warga masyarakat tidak lagi dirugikan dengan cara-cara kotor para agent Brilink ilegal.

 

(Tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 Komentar