Melaksanakan dan Melestarikan Budaya kearifan Lokal dalam Pelantikan Pengurus OSIS Masa Bakti 2024-2025

Kotawaringin Barat – (SIN) – Pada tanggal 31 Januari 2024, suasana haru dan semangat menyelimuti SMA Negeri 1 Kotawaringin Lama. Pelantikan Pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) menjadi momen bersejarah yang disaksikan oleh seluruh dewan guru, staf Tata Usaha (TU), dan staf perpustakaan.

Pelantikan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) adalah salah satu momen penting dalam kehidupan sekolah, yang tidak hanya menandai awal masa bakti baru tetapi juga mencerminkan nilai-nilai dan tradisi yang ada di lingkungan tersebut. SMA Negeri 1 Kotawaringin Lama, dengan bangga, menjunjung tinggi budaya dan kearifan lokal dalam pelaksanaan pelantikan OSIS untuk periode 2024-2025.

Kotawaringin Lama, sebuah daerah yang kaya akan sejarah dan budaya, memiliki kekayaan tradisional yang perlu dijaga dan dilestarikan. Melibatkan unsur-unsur budaya lokal dalam pelantikan OSIS bukan hanya tentang nostalgia, tetapi juga tentang membawa esensi dan nilai-nilai kearifan lokal ke dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.

Tampung Tawar oleh Sesupuh: Kebijakan Bijaksana dalam Pelantikan. Salah satu tradisi yang dijalankan dalam pelantikan OSIS adalah “tampung tawar” yang dilakukan oleh sesupuh yang dianggap ahli. Sesupuh ini dipercaya untuk memberikan doa dan petuah agar kegiatan pelantikan berlangsung dengan lancar dan terhindar dari segala sesuatu yang tidak diinginkan. Langkah ini mencerminkan kearifan lokal yang meyakini keberadaan roh dan energi positif yang dapat membawa keberuntungan.

Pentingnya Pemahaman Generasi Muda tentang Kearifan Lokal. Melibatkan generasi muda dalam upaya pelestarian budaya lokal sangat penting. Pelantikan OSIS menjadi medium yang efektif untuk menyampaikan nilai-nilai tradisional kepada siswa. Dengan memahami dan menghargai warisan budaya mereka, siswa dapat menjadi agen perubahan yang membantu mempertahankan dan melestarikan kearifan lokal di masa depan.

Penggalian Nilai-nilai Kearifan Lokal dalam Kegiatan Pelantikan. Dalam prosesi pelantikan OSIS, sejumlah kegiatan dapat diarahkan untuk menggali nilai-nilai kearifan lokal. Misalnya, pembukaan acara dapat diwarnai dengan tarian tradisional atau penyelenggaraan permainan rakyat yang mengandung makna moral. Hal ini tidak hanya meramaikan acara tetapi juga memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang budaya lokal

(Red)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *