Kabupaten Garut – Jawa Barat – (SIN) – Penjabat (Pj.) Bupati Garut Barnas Adjidin mengapresiasi kegiatan Bazar Usaha Kecil Menengah (UMKM) serta layanan publik dan informasi di Terminal Tipe A Guntur Melati Garut.
“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Garut mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang tinggi terhadap acara kegiatan ini, yang tentu kegiatan ini punya makna dan nilai tinggi,” ujar Barnas dalam sambutan peresmiannya, di Jalan Guntur Sari, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin 25/03/24.” Kegiatan ini diinisiasi Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Barat dan PT Abenk Media Cipta (AMC) Production, berkolaborasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Garut, Perum Bulog, dan beberapa komunitas yang ada di Kabupaten Garut.” paparanya ditambahkan masih, Barnas juga menilai kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan berharap agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara lebih meriah di tahun-tahun mendatang,dan sekali lagi mari kita ramaikan bazar UMKM serta informasi dan layanan publik, ini bisa menjadi contoh nasional, dan mungkin saya baru dengar ada kegiatan seperti ini, ini untuk bisa dilaksanakan tahun depan, lebih meriah lagi, konsepnya lebih bagus lagi,” ucapnya.
Direktur Prasarana Transportasi Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub RI, Toni Tauladan menyatakan, kegiatan ini menyajikan pelayanan publik dan booth sembako murah dari Perum Bulog.
Menurut Toni, kegiatan ini merupakan implementasi dari konsep terminal modern multifungsi. Ia menuturkan, Terminal ini memiliki tiga fungsi utama: sebagai tempat naik turun penumpang bus, penggerak perekonomian daerah, dan pusat kegiatan sosial, seni, dan budaya.
Terminal ini dipilih karena merupakan salah satu terminal berprestasi di Jawa Barat dan ramah terhadap disabilitas. ” ungkapnya dan ditambahkan, Toni berharap pada kegiatan kali ini akan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya terminal dan moda transportasi massal. Jadi, apabila dari awal tadi orang datang, masuk, mendapatkan tiket, sampai kemudian menuju ke bis, itu jalurnya kan sudah fix gitu, yang paling menarik lagi adalah ketika menuju ke bis, itu betul-betul sudah seperti di airport,” tutur Toni.
Ia berharap dengan adanya kegiatan ini masyarakat semakin mengenal dan tertarik untuk datang ke terminal dan menggunakan moda transportasi massal.” Tuturnya.
Di tempat yang sama, Kepala BPTD Kelas II Jawa Barat, Muhammad Fahmi, menyebutkan bahwa Terminal Tipe A Guntur Garut adalah salah satu dari sepuluh terminal tipe A yang dikelola di Jawa Barat. Terminal ini meraih empat penghargaan pada tahun 2023, termasuk penghargaan dari Kementerian PAN RB karena ramah terhadap difabel.
“Jadi salah satu contoh terminal yang ramah terhadap difabel itu ada di Garut, maka berbanggalah kita dari Garut untuk Indonesia, pesan itu kita sampaikan,” ucapnya.
Fahmi menjelaskan bahwa konsep mixed use yang diterapkan, bertujuan untuk menjadikan terminal sebagai peradaban maju, tidak kalah dengan bandara dan stasiun kereta api.
Selain itu, beberapa pelayanan yang disediakan di bazar UMKM dan Informasi Layanan Publik mencakup layanan dari Kejari Garut, Disdukcapil, Disnakertrans, Space Loker Id, Polres Garut, dan Bulog.
“Maka dari itu, kita mencoba menjawab dengan bimbingan daripada Bapak Direktur Prasarana, bagaimana kita memulai sehingga konsep mix used itu kita dorong hingga hari ini,” Tandasnya.
(Pewarta ; YM)
Dumber ; Diskominfo Garut.






Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?