Oknum Kepala SMAN 1 BENAI Disinyalir Mark-Up Dana Bos Di Beberapa Komponen ‎

Kuantan Singingi – (SIN) – Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMAN 1 BENAI dari tahun 2025 Tahap 1 Dan 2 sebesar Rp 999.000.000,. diduga dikorupsi dengan modus Mark-Up Anggaran belanja di beberapa Komponen.

‎Walaupun pemerintah memberikan pengawasan yang ketat, akan tetapi bukanlah hal yang sulit bagi mereka oknum kuasa pengguna yang doyan korupsi untuk tetap bisa melancarkan aksinya, dengan melibatkan beberapa oknum stafnya.

‎Seperti yang terjadi di Sekolah Menengah Atas (SMA) NEGERI 1 BENAI Kabupaten Kuantan Singingi, Prov Riau.

‎Menurut informasi data yang dapat dipercaya, ada beberapa komponen, diduga anggaranya tidak diyakini kebenarannya yaitu.

‎Tahap 1: Rp 499.500.000

‎a. kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 28.600.500

‎b. pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp 4.200.000

‎c. pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 13.053.000

‎d. pembayaran honor Rp 231.000.000

‎Tahap 2: Rp 499.500.000

‎a. pengembangan perpustakaan Rp 280.464.600

‎b. kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 11.300.000

‎c. pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp 29.837.600

‎d. pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 50.116.853

‎Komponen tersebut diduga hanya modus Oknum kepala sekolah dan beberapa stafnya, untuk mengelabui pemerintah dan masyarakat khususnya wali murid, agar mendapatkan keuntungan besar guna memperkaya diri.

‎Pada saat di konfirmasi kepala sekolah SMAN 1 BENAI Asmariadi melalui telepon/pesan WhatsApp (baru-baru ini) mengatakan, “Waalaikumsalam salam, mohon maaf, apa dasarnya Abg angkat ini? Karena kegiatan dan pelaporan kami lengkap dan sesuai dgn juknis bang”

‎Kepada Aparat Penegak Hukum (APH) dan Dinas terkait agar segera menindaklanjuti dugaan korupsi yang terjadi di SMAN 1 BENAI agar nantinya virus serupa tidak menyebar ke sekolah lain.

‎(Tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *