BANDUNG-Jawa Barat – (SIN) – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Prov, Jabar kembali membuka program Jabar Digital Academy. Program ini diluncurkan langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Provinsi Jabar Hening Widiatmoko, di Jabar Command Center, Komplek Gedung Sate, Bandung, Rabu (6/3/2024).
Kepala Diskominfo Jabar Ika Mardiah menjelaskan, Jabar Digital Academy merupakan transformasi program Candradimuka Jabar Coding Camp dari Diskominfo Jabar melalui UPTD Pusat Layanan Digital Data dan Informasi Geospasial (PLDDIG). “Program ini bertujuan mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Jabar Smart Province untuk meningkatkan literasi dan kompetensi digital,” jelasnya
Dalam praktiknya, program Jabar Digital Academy akan menghadirkan pelatihan literasi dan digital yang dikemas dalam bentuk seminar, pengembangan komunitas, dan kegiatan lainnya. Selain itu, terdapat pula dua kelas pelatihan yang dapat diikuti peserta secara gratis. Pertama kelas digital marketing yang akan menghadirkan mentor bagi pelaku BUMDES dan UMKM di Jabar. Tujuan dari kelas ini adalah memperluas target pasar pelaku usaha hingga internasional.
Kemudian ada kelas programming, yang dapat diikuti oleh warga Jawa Barat ,Kelas ini akan mengajarkan kemampuan dasar web front-end dengan metode belajar secara mandiri, agar peserta dapat lebih leluasa mengatur jadwal belajar. Keseluruhannya, kata Ika, diharapkan dapat meningkatkan kompetensi masyarakat siap kerja, dan mengembangkan karier mereka di bidang usaha dengan memaksimalkan potensi digitalisasi.
Kolaborasi
Program Jabar Digital Academy tahun ini dijalankan Diskominfo Provinsi Jabar berkolaborasi dengan Sekretariat CSR Jabar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jabar, Amazon Web Services (AWS), dan PT Lintasarta. Adapun untuk pelaksana pelatihan, dilaksanakan bersama Dicoding, Aklademi, dan Sanbercode.
Direktur sekaligus CFO PT Lintasarta Hariyadi Ramelan menilai, program Jabar Digital Academy merupakan wujud komitmen pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Jabar, melalui sumber daya manusia (SDM) unggul. “Program ini akan melahirkan talenta SDM unggul dan berdaya saing di ranah digital,” ujarnya seperti dikutip dari laman Pemprov Jabar.
Adapun program Jabar Digital Academy sejauh ini telah melahirkan sebanyak 1.400 alumni. Lulusan dari program ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan tenaga kerja di ranah digital.
(YM)






Your point of view caught my eye and was very interesting. Thanks. I have a question for you.
Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?