Pro & kontra kehadiran satgas Tricakti bukan lagi Rahasia 

Bangka Belitung – (SIN) – Ditengah maraknya pertambangan Timah Di Bangka Belitung, ilegal maupun legal seperti sudah menjadi Hal yang Biasa Dan sumber utama dalam mencari nafkah setiap harinya Bagi masyarakat Di Babel.

Namun yang menjadi pertanya’an apa fungsi Dari Satgas Tricakti sampai saat ini menjadi pertanyaan Bagi masyarakat luas.

Khususnya wilayah Bangka Tengah Desa Lubuk Besar,, para satgas Tricakti Berkeliaran memantau pembeli Timah atau Biasa Disebut kolektor seakan sedikit menekan untuk mengarahkan mereka menjual / mengirim Biji ke PT Timah TBK.

sedangkan hasil Dari bumi tersebut Diluar IUP Dari Perusahaan PT Timah TBK atau bisa Dikatakan ILEGAL.

Apakah pihak kariawan dari

PT Timah seperti wastam wasprod Tidak mengetahui atau sengaja semua sitem ini di biarkan.

Sangat Disayangkan jika perpres orang No 1 ini Dibuat untuk Dilanggar oleh oknum2 tertentu”.kami masyarakat Lubuk Besar sangat merasa kecewa karna Timah hasil dari yang kami dapatkan sangat jauh hrganya Dibandingkan Dengan daerah lain sedangkan kami bekerja dri pagi hingga MLM trkadang hnya mndptkan 5,ons saja atau setengah kilo saja ucap warga tersebut.

Ya pak mengirim ke PT TImah TBK Terkadang OC/Balan jatuh, Dan sangat Jauh selisih dari modal yang kami keluarkan hingga kami harus siap menanggung kerugian yg lumayan Besar,’,, sementara Semlter MSP

Memasang harga selisih Lebih di atas harga PT Timah

Jadi apa salahnya kan ini juga punya (Adik president) kata salah satu warga yang minta Dirahasiakan identitasnya

Kami berharap agar ada perombakan regulasi yang jelas mengenai Biji Timah yang Diluar IUP milik PT Timah Dan Berharap Smelter Dibuka lagi, agar ada persaingan harga antara pengusaha yang lebih Tinggi supaya bisa menunjang sirkulasi perputaran ekonomi masyarakat Di Bangka Belitung.

(Ald/tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *