SARASEHAN & SEMINAR UNTUK AMIL JENAZAH SE -JABODETABEK

Bogor – Jawa Barat – (SIN) – Kantor Dompet dhuafa pusat jakarta memberikan pelatihan kepada para putra / putri untuk dididik menjadi Relawan Amil Jenazah yang nantinya bisa memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang cara Mengurus Jenazah , Selasa 26/12 -2023. Dengan keikut sertaan dan kerja sama yang baik , beberapa para Dokter dan kantor pusat Dompet Dhuafa Jakarta , tidak ketinggalan juga dokter dari rumah sakit Polri kramat jati dan Dokter dokter rumah sakit negeri dan swasta dengan ikut serta menghadirinya , para pesertanya yang terdiri dari putra / putri Se – jabodetabek yang berjumlah sekitar kurang lebih 70 orang dan bertempat di Hotel Ole Suwites Sentul Bogor jawa barat ( Jabar ) .

Adapun para pembimbingnya ber jumlah 3 orang , yang pertama Dokter Shakila dari Bogor dia menyampaikan Materi secara gamblang tentang mewaspadai bila kita sebagai Relawan menemukan dan menolong Jenazah dengan penyakit Infeksius, karena penyakit tersebut sangat cepat untuk penularannya kepada kita .

Dan yang kedua Dokter.g.Achmad Shafik . Ka instalasi DVI rs polri kramat jati jakarta , dia sangat mendetail memberikan bimbingan kepada para peserta putra / putri cara meng identivikasi dan meng evakuasi Jenazah bila memang mayat itu susah untuk bisa dikenali oleh keluarganya , dengan contoh meninggal dalam pesawat udara dengan kecelakaan pesawat meledak .

Juga yang terakhir memberikan Materi sekaligus bimbingan prakteknya dari kantor pusat yaitu Ustadz Madroi S. sos. I, beliau juga memberikan tanya jawab kepada para peserta putra/ putri yang belum paham dan memahami tata cara Memandikan juga sekaligus membungkus Jenazah .

Menurut para peserta semuanya yang berada di Se- jabodetabek , beliau mengucapkan sangat bangga sekali dan berterima kasih atas adanya Seminar dan sara sehan yang semuanya diadakan dan ditanggung sepenuhnya oleh kantor pusat ” Dompet dhuafa yang berlokasi di hotel Ole suites Sentul Bogor jawa barat .

Dan kata Asep Al mubarok Spdi peserta dari bekasi timur , beliau mengatakan sangat sayang sekali kalau memang ada kesempatan Emas seperti ini yang diadakan oleh pemerintah pusat serta kami sebagai generasi muda tidak ikut serta mengikutinya, karena ini adalah suatu amanah bagi orang yang masih hidup untuk nanti bisa terjun kemasyarakat dan bisa serta membantu dan mengamalkannya dilingkungan masing masing ” Tuturnya .

(Toto Suryanto)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *