SATRESKRIM POLRESTABES BANDUNG TANGKAP PELAKU PEMBUNUHAN DI APARTEMEN JARDIN

Kota Bandung – (SIN) – Kejadian perkara pembunuhan di apartemen Jardin di bilangan Ciampelas Kota Bandung sempat menggerkan warga setempat jasad seorang wanita ditemukan tewas mengenaskan. kamis,11/04/24.

Hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara,red), jasad wanita tersebut bernama Siti Julaeha (31th) warga Kabupaten bandung barat ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di lantai 10 apartemen Jardin, dan dari olah Tkp dilakukan penyidikan dengan mendengar keterangan para saksi-saksi serta alat bukti lainnya maka diidentifikasi karena kejahatan pembunuhan.

Dengan reaksi cepat satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) melakukan pengejaran pelaku dan brrhasil meringkus pelaku.

Dalam press realesnya pada awak media Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Dr. Budi Sartono S.i.k. M.Si, M.Han mengatakan,” Pelaku bernama NHM (35), warga Karawang itu diringkus di kawasan Melawai, Jakarta Selatan.

Dijelaskan lebihlanjut, Kapolrestabes Bandung,” Dan berdasarkan hasil pemeriksaan pelaku nekat melakukan pembunuhan lantaran kesal terhadap korban, pelaku kesal kepada korban setelah berhubungan badan, karena di kesepakatan awalnya seharga Rp.2 juta untuk Open BO Long Time namun setelah selesai berhubungan badan, korban meminta sebesar Rp.4 juta,”Jelasnya Kapolrestabes Bandung di Mapolrestabes Bandung, Senin (15/4/2024).

Didalami dari keterangan pelaku, sebelum dibunuh, mereka cekcok adapun adumulut tersebut dilatar belakangi karena pelaku tak terima, saat korban minta uang bayaran lebih yang tak sesuai dengan kesepakatan sebelumnya.

“Korban meminta pulang, maka tersangka hanya akan membayar setengahnya yaitu sebesar Rp.1 juta, akan tetapi korban menolak sambil marah-marah dan bilang jika mau long time, maka harus membayar Rp. 4 juta sambil mendorong-dorong pelaku, dan umpatan inilah yang memicu pelaku melakukan aksinya dengan emosi sambil menutup mulut korban, kemudian dibekap dan akhirnya pelaku mencekik leher korban dengan mengunakan kedua tangannya sampai korban meninggal dunia, setelah itu muka korban kemudian di tutup dengan mengunakan sweater milik korban kemudian pelaku kabur ke Jakarta,” Pungkasnya.

Pewarta; YM-SIN-Jabar

@divisihumaspolri

@spripim.polri

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *