Teladani Akhlak Rasulullah, H. Oma Miharja Rizki Santuni 131 Anak Yatim dan Puluhan Lansia di Bulan Muharram

Karawang – Jawa Barat – (SIN) – Di tengah derasnya arus zaman dan tantangan sosial yang kompleks, hadir sosok H. Oma Miharja Rizki, S.H., M.H., sebagai pemimpin yang tidak hanya mengandalkan nalar dan jabatan, tetapi menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai kompas dalam pengabdiannya kepada masyarakat.

Dalam menyambut bulan suci Muharram 1447 H, H. Oma bersama sang istri Hj. Lina Herlina yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Sukaluyu menggelar kegiatan santunan sosial yang menyentuh hati. Acara tersebut berlangsung di Desa Sukaluyu, Karawang, dalam suasana hangat, religius, dan penuh kebersamaan.

Sebanyak 131 anak yatim mendapatkan paket sembako, snack, serta uang tunai. Tak hanya itu, puluhan lansia dan kaum jompo pun turut menerima santunan sebagai bentuk perhatian dan kasih sayang yang nyata dari keluarga dermawan tersebut, Minggu (6/7–2025).

Lebih dari sekadar kegiatan amal, langkah H. Oma Miharja Rizki ini mencerminkan teladan dari Rasulullah SAW, yang dikenal sebagai manusia paling dermawan, terutama kepada anak-anak yatim dan orang-orang yang terpinggirkan. Dalam sebuah hadits, Rasulullah bersabda:

“Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini,” sambil beliau mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah, dan merenggangkan keduanya.

(HR. Bukhari)

Bagi H. Oma, menyantuni anak yatim bukan hanya bagian dari amal, tapi panggilan jiwa yang lahir dari keyakinan akan pahala besar di sisi Allah SWT dan keinginan untuk mengikuti jalan Nabi Muhammad SAW.

“Apa yang kami lakukan hanyalah sebagian kecil dari keteladanan Rasulullah. Beliau adalah sebaik-baik manusia, dan sudah seharusnya kami, sebagai umatnya, meneladani akhlak dan kasih sayang beliau kepada sesama,” ujar H. Oma dalam sambutannya.

Ustadz Imron dari Desa Sukaluyu yang hadir memberikan tausiyah pun turut menegaskan bahwa sikap dan tindakan H. Oma Miharja Rizki merupakan cermin nyata dari pemimpin yang berjiwa rahmatan lil ‘alamin serta membawa kasih sayang bagi seluruh umat.

“Rasulullah adalah pemimpin yang memuliakan anak yatim dan peduli pada kaum yang lemah. Ketika hari ini kita melihat pemimpin yang meneladani sifat itu, maka kita patut bersyukur dan mendukungnya,” ungkap Ustadz Imron.

Beliau juga menekankan bahwa Muharram adalah bulan yang dimuliakan Allah SWT, momentum terbaik untuk memperbanyak amal saleh, terutama menyantuni anak yatim dan dhuafa. Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata dari syiar kebaikan dan pengingat bagi seluruh umat Islam agar terus meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Doa dan harapan pun mengalir dari para peserta dan tokoh masyarakat agar H. Oma Miharja Rizki dan keluarganya senantiasa dalam lindungan Allah SWT, diberikan kekuatan untuk terus istiqomah dalam perjuangan sosial, dan menjadi contoh bagi generasi pemimpin masa depan.

“Semoga Allah catat setiap langkah beliau sebagai pahala jariyah, dan jadikan beliau sebagai inspirasi pemimpin yang tidak hanya memimpin dengan otoritas, tetapi juga dengan hati dan kasih sayang, sebagaimana Nabi kita tercinta,” tutup Ustadz Imron dengan haru.

Kabiro(SIN)Karawang–Jabar

— T.S —

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *