Ogan Komering Ulu Selatan – (SIN) – Wakil Bupati Ogan Komering Ulu Selatan, Drs. H. Misnadi, M.M., M.Si., meninjau langsung kondisi warga yang menjadi korban musibah kebakaran rumah di Desa Simpang Sender Utara, Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah (BPRRT), Rabu (7/10/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati didampingi Plt. Asisten III, Kasatpol PP, perwakilan BPBD, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Dukcapil, Dinas Damkar dan Penyelamatan, Dinas Perkimtan, Dinas Ketahanan Pangan, Camat BPRRT, perwakilan Baznas, serta Kepala Desa Simpang Sender Utara.
Kebakaran terjadi pada Rabu malam, 29 September 2026 sekitar pukul 22.30 WIB, saat penghuni rumah sedang tertidur. Berdasarkan laporan pemerintah desa, kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek listrik (korsleting).
Rumah milik Umar Dani, warga Dusun I Desa Simpang Sender Utara, mengalami kerusakan akibat kebakaran. Dalam musibah tersebut tidak terdapat korban jiwa, namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp64,6 juta, meliputi bangunan rumah, barang elektronik dan handphone, uang tunai serta pakaian, lemari dan pakaian, serta peralatan dapur.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati OKU Selatan Drs. H. Misnadi, M.M., M.Si., menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang dialami keluarga Umar Dani.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten OKU Selatan, kami menyampaikan rasa prihatin dan turut berduka atas musibah kebakaran yang menimpa keluarga Bapak Umar Dani. Tentunya ini bukan sesuatu yang mudah, karena rumah merupakan tempat keluarga berlindung dan berkumpul,” ujar Wakil Bupati.
Wakil Bupati menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya memastikan kondisi serta kebutuhan keluarga korban pascakebakaran.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar senantiasa berhati-hati terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi dan penggunaan listrik di rumah.
“Mudah-mudahan keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan. Yang paling utama dalam setiap musibah adalah keselamatan jiwa. Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah dan tidak meninggalkan peralatan listrik dalam keadaan yang berisiko,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten OKU Selatan berharap keluarga korban dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari, serta memastikan penanganan terhadap kebutuhan warga terdampak terus dikoordinasikan bersama perangkat daerah terkait.
(Rifki)






