Waykanan – (SIN) – Kecamatan Baradatu (1/7/2023.. Diduga akibat buruknya pekerjaan proyek dengan anggaran Dana Desa (DD) tahun 2023 di Kampung Banjar agung. kecamatan Baradatu. kabupaten Waykanan provinsi Lampung atas pembangunan jalan pertanian peningkatan jenis lapen dengan volume panjang 650 meter.lebar kurang lebih 2,5.dengan anggaran Rp 164.639.000,itu tidak sesuai dengan hasil tidak maksimal dikarenakan sangat miris aspal yang tebal hanya nampak dari depan saja dan di penghujung kedalam sangat tipis.. hingga mudah terkelupas/mudah hancur.
Hal tersebut diketahui dari hasil temuan investigasi dilapangan Tim Media pada (1/7/2023) wartawan online dan cetak kedapatan pekerjaan jalan lapen yang menggunakan anggaran Dana Desa (DD) lebih kurang 650 meter dan lebar 2,5 meter yang baru selesai sekitar satu bulan dikerjakan oleh kepala kampung Banjar agung itu faktanya penggunaan material diduga sangat minim terutama pada bahan aspal mudah terkelupas atau diduga aspal yang tidak sesuai dengan spek nya.
Dari nara sumber beberapa warga sekitar yang enggan di sebutkan namanya, mengakui proses pekerjaan lapen tersebut sudah lumayan bagus namun sangat di sayangkan hampir satu bulan namun aspalnya masih lembek mudah terkelupas. “Kami sebagai warga prihatin melihat pembangunan dikarenakan tidak akan bertahan lama.
oleh Karena itu, saya harap agar dinas terkait segera menangani pekerjaan tersebut hendaknya bisa melakukan penyelidikan serta turun langsung kelapangan, karena patut diduga material yang digunakan tidak sesuai spesifikasi. Untuk pihak yang terkait harus segera cepat menuntaskan kasus seperti ini jangan ditunda.
Saat di konfirmasi melalui WhatsApp beliau berkata nanti kalau udah masuk kita ketemuan kata PJ kepala kampung Banjar agung..
saat dikonfirmasi masyarakat sekitar mengatakan Menurutnya, jalan lapen yang dikerjakan tahun 2023 ini, kemungkinan besar tidak mampu menahan beban berat.
(Heriyansyah/Tim)






