Lampung Tengah – (SIN) – Kejari Lampung Tengah lagi hot banget nih! Baru aja mereka bongkar kasus korupsi proyek Taman Hutan Kota senilai Rp4,56 miliar yang bikin rugi negara Rp1,02 miliar! Pelaku berinisial RAY udah resmi ditahan 20 hari – ini terjadi beruntun setelah mereka tangkap DPO koruptor lain yang kabur ke hutan rimba!
MODUS KORUPSI YANG BIKIN GEMES:
· Pengurangan volume pekerjaan – proyek dipotong, duitnya dikantongi
· Perubahan spesifikasi pondasi & beton – pakai material lebih murah, kualitas jeblok
· Ketidaksesuaian pelaksanaan dengan kontrak – maen comot sana-sini biar duitnya bisa digesek
STATUS & PASAL:
· RAY ditahan di Rutan Kelas I Bandar Lampung untuk 20 hari ke depan
· Diperet Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 UU Tipikor jo Pasal 18
· Ancaman hukuman: MAKSIMAL 20 TAHUN PENJARA!
· Kajari Lampung Tengah, Rita Susanti bilang: “Taman Hutan Kota ini fasilitas publik, dan penyimpangan merugikan negara serta masyarakat”
BERUNTUN BONGKAR KORUPSI: DARI RIMBA SAMPE KOTA Ini aksi beruntun Kejari Lampung Tengah:
1. Tangkap DPO koruptor (Muhamad Azhari) yang kabur & sembunyi di hutan register – sampe harus jalan kaki masuk hutan buat buru!
2. Langsung bongkar kasus korupsi hutan kota – tunjukkin kalo koruptor di mana aja bakal dikejar
KATA KAJARI RITA SUSANTI: “Kami ingin tunjukkan bahwa di mana pun koruptor bersembunyi,di kantor atau hutan rimba, akan kami kejar. Ini langkah awal, dan kami akan kawal sampai tuntas demi kepentingan publik.”
Buat warga Lampung Tengah:
Proyek Taman Hutan Kota itu buat kalian, buat ruang terbuka hijau & rekreasi umum. Gak boleh dikorupsi! Salut sama Kejari yang tegas. Pantau terus proses hukumnya!
Buat para koruptor & calon koruptor:
Liat nih contohnya! Mau sembunyi di hutan rimba aja ketangkep, apalagi cuma sembunyi di balik meja. KPK & Kejaksaan makin garang, gak ada ampun!
Buat pemerintah daerah & pengawas proyek:
Tingkatkan pengawasan & audit real-time buat proyek-proyek publik. Jangan sampe ada mark-up, spek turun, atau tukang potong volume!
Semoga ini jadi awal pembersihan & semua pihak yang terlibat ikut diproses hukum! Biar uang rakyat kembali buat rakyat!. (**).
(Dilansir dari seputar Lampung)





