Kepualuan Tanimbar – (SIN) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Tanimbar bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait bencana abrasi yang terjadi di Desa Romean, Kecamatan Fordata. Abrasi yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir dilaporkan semakin mengikis garis pantai dan mengancam sejumlah rumah dan TPU warga yang berada di pesisir desa.
Kepala BPBD Kepulauan Tanimbar melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlok)’ Maikel Naranteri’ yang dihubungi wartawan,Senin (18/5/2026) menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan via WhatsApp dari pemerintah desa pada tanggal 8 Maret lalu dan tim sedang melakukan pembuatan laporan bersama desa lain yang mengalami bencana,dan hingga saat ini tinggal lampiran dokumentasi yang kita lengkapi, setelah itu akan dilakukan peninjauan lapangan serta pendataan dampak abrasi. Selain mengukur tingkat kerusakan, tim juga akan melakukan koordinasi dengan aparat desa dan masyarakat setempat guna menentukan langkah penanganan darurat.
“Tim sedang selesaikan laporan terkait bencana dimaksud,kemudian kami akan tinjau lokasi untuk melihat langsung kondisi abrasi. Dan nanti kami juga melakukan pendataan terhadap rumah warga dan fasilitas umum yang terdampak.”
Berdasarkan hasil sementara, abrasi dipicu oleh gelombang tinggi dan cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut menyebabkan bibir pantai terus mengalami pengikisan, terutama pada titik-titik yang tidak memiliki penahan ombak alami.
Kepala desa Romean ‘Jonas Terry’ yang dihubungi terpisah berharap adanya penanganan cepat dari pemerintah daerah, mengingat abrasi berpotensi semakin meluas apabila cuaca buruk terus berlangsung.
Selain itu,warga juga meminta pembangunan pengaman atau pemecah ombak atau penahan ombak untuk melindungi kawasan pemukiman di sekitar pantai.
BPBD Kepulauan Tanimbar mengimbau masyarakat pesisir agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan segera melaporkan apabila terjadi perkembangan kondisi yang membahayakan keselamatan warga. Selain itu, BPBD juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk membahas langkah mitigasi jangka panjang dalam mengurangi dampak abrasi di Desa Romean.
(dp)





