Turun ke Saumlaki, Pangdam XV/Pattimura Kirim Sinyal Keras untuk Prajurit Perbatasan

Kepulauan Tanimbar – (SIN) – Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto turun langsung ke Makodim 1507/Saumlaki saat kawasan selatan Maluku menghadapi tantangan penguatan pertahanan wilayah kepulauan dan stabilitas keamanan perbatasan nasional.

Didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XV/Pattimura, Ny. Dian Dody Triwinarto, Pangdam memberikan pengarahan kepada prajurit, PNS, Persit, anggota Koramil, hingga Yonif 734/SNS.

Kehadiran pimpinan tertinggi Kodam XV/Pattimura itu pada, Selasa (19/05/2026) langsung menyita perhatian. Di wilayah strategis yang berbatasan dengan jalur laut nasional, konsolidasi personel dan kesiapan aparat dinilai menjadi faktor vital menjaga kedaulatan negara.

Dalam arahannya, Dody Triwinarto menegaskan prajurit TNI tidak boleh kehilangan disiplin, loyalitas, dan semangat pengabdian di tengah dinamika tantangan sosial maupun geopolitik kawasan.

“Saya hadir di Bumi Saumlaki melihat keluarga saya, anggota saya. Amanah ini harus dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Pangdam kemudian mengingatkan bahwa kekuatan prajurit bukan sekadar keberanian fisik. Menurut dia, kecerdasan berpikir dan kemampuan mengendalikan diri menjadi senjata utama menghadapi persoalan di lapangan.

“Pertarungan sejati itu harus pakai otak dan kecerdasan, tidak cukup hanya berani dan punya nyali,” ujarnya disambut perhatian peserta pengarahan.

Ia juga menanamkan pesan moral kepada personel agar tidak mudah mengeluh dan tetap menjadi bagian yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Prajurit yang tinggi derajatnya ialah yang bisa berbuat baik dan bermanfaat bagi orang lain,” katanya.

Tak hanya menyasar prajurit, Pangdam turut memberi penguatan kepada anggota Persit mengenai pentingnya ketahanan keluarga. Ia menilai dukungan istri menjadi fondasi penting dalam menjaga mental dan stabilitas tugas prajurit.

“Kehidupan keluarga yang kuat akan melahirkan prajurit yang kuat,” ujarnya.

Pengarahan tersebut dipandang sebagai langkah penguatan mental, disiplin, dan soliditas aparat di kawasan strategis selatan Maluku. Di tengah tantangan wilayah kepulauan dan posisi Tanimbar sebagai daerah perbatasan, kehadiran pimpinan Kodam dinilai membawa pesan kuat tentang kesiapsiagaan negara menjaga wilayah terluar Indonesia.

(DO)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *