Lampung Tengah – (SIN) – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Nur Daffa Kecamatan Pubian melakukan study banding ke PKBM Cendikia Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi kedua lembaga pendidikan nonformal untuk saling bertukar pengalaman, informasi dan gagasan, khususnya terkait kelengkapan administrasi, tata kelola lembaga hingga pelaksanaan program pendidikan.
Kepala PKBM Nur Daffa, M. Iqbal Tsany, S.H., mengatakan, study banding dilakukan sebagai upaya pihaknya untuk belajar dari PKBM Cendikia yang dinilai telah memiliki pengalaman lebih dalam pengelolaan lembaga.
“Ini bertujuan agar bertukar pikiran dan bertukar informasi terkait kelengkapan administrasi, kemudian tata cara mengelola lembaga lebih baik lagi. Jadi kami menimba ilmu dari PKBM Cendikia yang kita tahu akreditasinya A dan sudah lebih dulu melakukan kelengkapan administrasi daripada kami,” ujar Iqbal.
Menurutnya, proses belajar tidak hanya dilakukan oleh pimpinan lembaga, tetapi juga melibatkan tenaga pendidik PKBM Nur Daffa. Masing-masing tenaga pendidik melakukan sharing sesuai dengan bidang tugasnya, termasuk bidang kesiswaan dan kurikulum.
“Para tenaga pendidik dari PKBM Nur Daffa sudah belajar terkait bidang mereka masing-masing seperti bidang kesiswaan dan waka kurikulum. Mereka bertukar pikiran agar apa yang telah dipraktikkan dan dicapai oleh PKBM Cendikia bisa kami capai di PKBM Nur Daffa,” katanya.

Iqbal menyebut kegiatan tersebut memberikan manfaat positif bagi pengembangan PKBM Nur Daffa. Karena itu, study banding ke depan diharapkan tidak hanya dilakukan satu kali, tetapi dapat menjadi kegiatan yang berkelanjutan.
“Melihat tolok ukurnya sekarang, study banding ini sangat penting dan kemungkinan akan menjadi kegiatan rutin kami. Meskipun tidak selalu di PKBM Cendikia, kami bisa study banding ke PKBM-PKBM maju lainnya. Bahkan kami bisa study banding ke PKBM di luar Lampung Tengah,” jelasnya.
Dalam kunjungan tersebut, PKBM Nur Daffa membawa tujuh personel. Pihak yayasan juga turut mendampingi rombongan dalam kegiatan study banding tersebut.
Sementara itu, Waka Kurikulum PKBM Cendikia, Riza Ayunda.S.Pd, menyambut baik kunjungan PKBM Nur Daffa. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi kedua lembaga untuk saling bekerja sama dan berkontribusi dalam memajukan PKBM di Lampung Tengah.
“Ya, jadi kita saling bekerja sama untuk memajukan PKBM di Lampung Tengah ini,” kata Riza.
Ia menjelaskan, dalam kegiatan tersebut kedua pihak saling bertukar pendapat dan berbagi pengalaman sesuai bidang tugas masing-masing. Sebagai Waka Kurikulum, Riza juga berdiskusi dengan pihak PKBM Nur Daffa mengenai tugas-tugas bidang kurikulum, termasuk penyusunan KOSP.
“Dari PKBM Nur Daffa juga sharing bagaimana tugas-tugas menjadi waka kurikulum dan bagaimana dalam penyusunan KOSP,” ujarnya.
Menurut Riza, kegiatan study banding antarlembaga PKBM penting untuk mengetahui perkembangan dan praktik pengelolaan yang dilakukan masing-masing lembaga.
Ia berharap kegiatan semacam itu dapat lebih sering dilakukan sehingga PKBM di Lampung Tengah memiliki ruang untuk saling belajar dan berbagi pengalaman.
“Kalau bisa sering-sering ada kegiatan study banding, biar kita sesama PKBM tahu bagaimana perkembangan dari PKBM yang lainnya,” katanya.
Bagi PKBM Nur Daffa, hasil dari kunjungan tersebut diharapkan tidak berhenti pada pertukaran informasi, tetapi dapat diterapkan dalam pengelolaan lembaga.
Iqbal berharap para tenaga pendidik yang mengikuti kegiatan mampu membawa pulang berbagai praktik baik dari PKBM Cendikia untuk kemudian diaplikasikan di PKBM Nur Daffa.
“Harapan saya selaku kepala PKBM Nur Daffa agar kiranya para tenaga pendidik dari PKBM Nur Daffa yang telah belajar dan bertukar pikiran kepada tenaga pendidik PKBM Cendikia mampu mengaplikasikan hal-hal baik ke PKBM Nur Daffa untuk lebih lanjut ke depannya,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring antar-PKBM di Lampung Tengah. Dengan saling berbagi pengalaman dan praktik baik, masing-masing lembaga diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas tata kelola, administrasi, kurikulum dan layanan pendidikan bagi masyarakat.
(Wil)






