Pesawaran – (SIN) – Seorang Wartawan(Fs) dibacok orang tak dikenal (OTD) saat akan konfirmasi terkait keberadaan pengolahan emas ilegal di Desa Mulyosari Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran, Senin (05/12/2022) sekitar pukul 10.00 WIB.
Fs mengatakan dibacok oleh terduga pemilik pengolahan emas ilegal saat akan konfirmasi kepada pemilik pengelolaan emas tersebut.
“Ceritanya saya mau konfirmasi karena ada pengolahan emas.Nah saat saya mau konfirmasi, saya tanya siapa yang punya pengolahan emas itu, orang itu bilang dia yang punya, kamu ngambil foto ya? Belum sempat saya jawab orang itu langsung mukul saya pakai kayu,Setelah itu, orang itu langsong bacok saya dan saya langsung lari,”kata Fs saat dikonfirmasi oleh awak media melalui sambungan ponsel.
Dia mengaku tidak tahu identitas orang yang membacok dirinya itu namun orang yang membacok mengaku pemilik pengolahan emas ilegal yang ada di Desa Mulyasari, Way Ratai, Kabupaten Pesawaran.
“Saya enggk kenal sama orang yang ngebacok saya itu. Tapi waktu saya konfirmasi, orang itu ngaku dia punya pengolahan emas ilegal yang ada di dekat lokasi saya dibacok. Dan saya sudah laporan ke Polsek Padang Cermin dan sekarang mau buat laporan ke Polres Pesawaran masih dalam perjalanan,”ujarnya.
sebelumnya beredar rekaman suara dan rekaman video wartawan di pesawaran bernama Fs di bacok oleh orang tak dikenal (OTD)di wilayah Way Ratai,Kabupaten Pesawaran Senin (05/12/2022).
Dalam rekaman suara yang beredar di group whatsaapp, yang dikirim langsung oleh Fs menyebutkan bahwa dirinya kena bacok saat meliput tambang emas di wilayah Way Ratai.
kawan kawan saya kena bacok saat melihat tambang emas di wilayah Way Ratai” kata Fs melalui rekaman suara.
Sementara itu berdasarkan, video yang juga dikirim oleh Fs terlihat pria yang mengenakan celana warna putih dan baju kaos warna biru mengatakan siap siap, lalu mengejar Fs.
Matiin (kamera) kamu itu, sembari berteriak suara dalam rekaman video yang dikirim oleh Fs. Fs juga mengatakan bahwa dia kena bacok oleh pelaku yang belum di ketahui namanya.
” Ngebacok saya dia, saya dari wartawan pak, “ujar Fs dalam video berdurasi 49 detik itu.
Sementara itu kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo saat dikonfirmasi mengatakan, dia akan konfirmasi terlebih dahulu kepada petugasnya.
“Masih di konfirmasi kasus tersebut namun belum ada laporan info, kapolsek sedang perjalanan ke polres utk membuat laporan, saya sudah perintahkan kasat reskrim dan Kapolsek untuk olah TKP dan kejar pelaku, “tutupnya.
(BN)





