Agam – (SIN) – Kondisi Jembatan Bailey yang menghubungkan jalur lubuk basing – Bukittinggi di Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, semakin menunjukkan tanda bahaya yang serius. Setelah sebelumnya sebuah mobil pikap dilaporkan mengalami kecelakaan tunggal akibat posisi jembatan yang miring, kini laporan terbaru dari warga menyebutkan setidaknya lima pengendara sepeda motor juga menjadi korban tergelincir di jembatan yang sama, hanya dalam kurun waktu satu hari.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun tim Suara Investigasi News.com dari warga sekitar, insiden tergelincirnya sepeda motor ini terjadi berulang kali sepanjang hari ini, Minggu (26/07/2026), baik siang maupun malam. Hal ini diperparah dengan kondisi jembatan yang minim penerangan di malam hari, serta struktur besi yang sudah miring dan tidak rata.
“Mulai dari siang sampai malam, kami sudah menyaksikan sendiri ada sekitar lima motor yang jatuh di jembatan ini. Untungnya rata-rata hanya luka ringan, tapi ini sudah sangat membahayakan,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya. “Terakhir barusan tadi malam, sekitar jam 18:54 WIB, ada lagi pengendara yang jatuh.”

Himbauan Darurat dari Warga:
Melihat kondisi yang semakin mengkhawatirkan, warga ,Jorong kec, Matur melalui media sosial dan saluran komunitas meminta agar pihak terkait segera bertindak. “Nyinyak wali, nyinyak jorong, tolong disampaikan ke warga kita, khususnya anak-anak sekolah yang membawa motor ke sekolah, besok pagi di harapkan sangat hati-hati saat melintasi jembatan. Kalau bisa cari jalan alternatif lain atau diantar orang tua,” demikian salah satu pesan yang beredar luas di kalangan warga.
Kejadian beruntun ini semakin menegaskan urgensi perbaikan total Jembatan Bailey Matur. Masyarakat sangat berharap pemerintah daerah maupun provinsi dapat segera menurunkan tim untuk melakukan investigasi menyeluruh dan mengambil langkah konkret perbaikan, sebelum kerusakan struktur ini menimbulkan korban jiwa. Keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama.
(*)






